Jerit Hati Warga Kurungan Nyawa, Mohon BPJS Gratis dan Bantuan Sosial Demi Istri Penderita Kanker

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Diterpa musibah sakit keras yang menimpa sang istri, kehidupan keluarga Muzakir (43) dan Dewi Parwati (35) warga Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, terasa bagai digantung di ujung tanduk. Sejak Agustus 2025 lalu, Dewi Parwati divonis mengidap Kanker Rahim stadium dua, kondisi yang memaksa Muzakir berhenti bekerja untuk fokus merawat istrinya.

Keterangan ini didapatkan langsung dari Muzakir di kediamannya yang sederhana, pada Kamis (14/01/2026). Dengan raut lelah dan wajah penuh kekhawatiran, Muzakir menceritakan betapa beratnya menjalani hari-hari ini. “Saya sudah tidak bisa apa-apa lagi, tidak bisa bekerja karena harus fokus ngurus istri saya yang sedang sakit Kanker Rahim stadium dua,” ujarnya dengan suara lirih.

Ketidakmampuannya untuk mencari nafkah membuat sumbangsih dari keluarga menjadi penopang utama. Namun, hal itu justru membebani batinnya. “Saya sudah malu minta bantuan sama keluarga terus menerus,” aku Muzakir, menyiratkan beban moral yang turut ia tanggung di tengah himpitan ekonomi dan kesehatan.

Di tengah keprihatinan itu, Muzakir menyampaikan permohonan bantuan yang sangat mendesak. Pertama, adalah kepemilikan BPJS Kesehatan gratis untuk memastikan kesinambungan pengobatan istrinya. Kedua, adalah bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga mereka. “Sekali lagi saya mohon bantuannya,” pintanya dengan harap.

Kondisi ini menyoroti kerentanan keluarga pra-sejahtera ketika dihantam ujian kesehatan berat. Perjuangan Muzakir merawat istri tercinta tanpa daya secara ekonomi menjadi gambaran nyata betapa pentingnya jaring pengaman sosial dan kesehatan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Diharapkan, melalui pemberitaan ini, pihak-pihak terkait dan masyarakat yang berbelas kasih dapat tergerak memberikan uluran tangan. (Re)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru