Jembatan Gantung Sungai Burung Diperbaiki

- Jurnalis

Rabu, 7 Juli 2021 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTE TELADAS(SB) — Pemerintah Kabupaten Tulangbawang merenovasi jembatan gantung Sungai Burung, Kecamatan Denteteladas, Tulangbawang.

Renovasi jembatan yang telah berusia 10 tahun itu, menelan anggaran Rp1, 1 miliar lebih bersumber dari dana APBD kabupaten setempat.

Jembatan sepanjang 60 meter, merupakan akses penghubung antar dusun 1 dengan dusun 2 kampung setempat dan menjadi objek vital karena akses daratsatu-satunya ketika siswa hendak menuju sekolah. 

“Jembatan itu menjadi akses utama ketika para generasi penerus bangsa Tulangbawang hendak mencari ilmu. Kami renovasi supaya mempermudah akses siswa-siswi hendak berangkat sekolah dan masyarakat setempat lancar,” kata Bupati Tulangbawang Winarti, Rabu, 7 Juli 2021.

Kata dia, pembangunan jembatan penghubung wilayah perairan itu tetap mengutamakan konsep kearifan lokal masyarakat setempat dan tidak menghilangkan nilai estitika konsep awal jembatan.

“Pembangunannya tetap mengadopsi bangunan awal jembatan. Kami tetap pertahankan konsep jembatan gantungnya sedikit dimodifikasi, karena konsep strukturnya diberi tiang pancang, karena selain menjadi akses transportasi juga menjadi icon Tulangbawang,” katanya. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Tulangbawang, M Puncak Stiawan, menuturkan pembangunan jembatan sepanjang 60 meter lebih itu menghabiskan dana Rp1, 199.992.155 dan dijadwalkan rampung di bulan September.

“Hasil dari peninjauan pembangunan sudah masuk 20 persen dan bulan di September sudah bisa dilalui,” kata Puncak.

Ia mewanti-wanti pemenang proyek agar dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi, sehingga ketahanan jembatan penghubung itu dapat dirasakan masyarakat. 

Kepala Kampung Sungainibung, Kecamatan Denteteladas, Asnur Alamsyah, mengatakan jembatan itu menghubungkan masyarakat Dusun 1 dengan Dusun 2. Sebab, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di kampung setempat berada di Dusun 2.

“Ini akses darat satu-satunya yang dilalui siswa siswa dari Dusun 1 ketika hendak ke sekolah yang berada di Dusun 2. Di Dusun 1 ini dihuni sekitar 100 kepala keluarga,” ujar dia. 

Caption: Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulangbawang, M Puncak Stiawan didampingi Kabid Bina Marga K Heriyansyah saat meninjau progres pembangunan jembatan.(SB/Lim)

Berita Terkait

Pilih dengan Hati Nurani! Pemdes Pasar Baru Gelar Pemilihan Anggota BPD Serentak
Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah
MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan
Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah
Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat
Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau
Kuasa Hukum Sapri Angkat Bicara Terkait Tuduhan serobot Tanah Oleh Petrus ‎

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:08 WIB

Pilih dengan Hati Nurani! Pemdes Pasar Baru Gelar Pemilihan Anggota BPD Serentak

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan

Selasa, 8 September 2026 - 11:37 WIB

Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 05:48 WIB

Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau

Berita Terbaru