Guru Honorer: Terimakasih Pena Bakti Institute Sudah Membantu Kami

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2020 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA(SB)- Lembaga pemberdayaan dan kebijakan pendidikan Pena Bakti Institute membagikan THR kepada guru honorer yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan hari raya lebaran Idul Fitri, Minggu (24/5).

“Pembagian THR bertujuan agar guru-guru kita dapat merasakan kemenangan dan kesejahteraan bersama sebagai komitmen gotong royong kita sebagai anak bangsa,” Ujar Direktur Eksekutif Pena Bakti Institute Tanzilal Wanda.

Lebih lanjut Wanda menjelaskan THR ini merupakan hasil donasi bersama, yang dilakukan sejak 17-23 Mei lalu. Donasi tersebut terkumpul sebanyak 9 juta rupiah, yang terdiri dari donasi saat kajian pendidikan dan donasi langsung melalui Pena Bakti Institute. Hasil donasi langsung dibagikan kepada 33 orang guru honorer yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di Sumatera Barat, Lampung, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan.

“Dalam pembagian, kami melakukan beberapa tahap di antaranya masyarakat dapat mengajukan guru honorer yang layak diberikan THR, kemudian kami melakukan verifikasi, setelah itu baru tim kami menyalurkan THR kepada guru honorer terpilih masing-masing 250 ribu,” lanjut Wanda.

Guru honorer yang diberikan donasi di antaranya adalah Pak Epok Komarudin, seorang guru Madrasah Diniyah di Warudoyong, Kota Sukabumi. THR disalurkan langsung pada malam takbiran. Epok merupakan guru honorer yang sudah lama mengabdi, di saat Covid 19 Epok kehilangan pekerjaan dan kesulitan untuk membiayai keluarga.

“Terimakasih kepada Pena Bakti Institute dan seluruh donatur yg telah memberikan bantuannya. Semoga para donatur diberkahi selalu rezekinya, serta agenda Pena Bakti Institute kedepan selalu dilancarkan,” ujar Epok.

Dari pantauan tim Pena Bakti Institute Sarah Rahmawati, setelah program penyaluran THR untuk guru honorer, dapat dirasakan bahwa mereka sangat membutuhkan bantuan dan apresiasi. Pada masa pandemi ini banyak mereka sama sekali tidak mendapat gaji. Meski santunan yg diberikan tidak besar, mereka merasa sangat terbantu dan sangat berterima kasih.

“Itu yg membuat hati terenyuh dan ikut bahagia. Karena ternyata kebahagiaan itu adalah memberi kebahagiaan untuk orang lain,” ujar Sarah.(*)

Berita Terkait

Asal Mula Polemik Penutupan Gerbang Sekolah IT Generasi Berlian ‎
Abdul Mu’ti Silaturahmi Ke Tulang Bawang Sekaligus Resmikan Gedung UMJ  ‎
SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Qudratul Ajak Guru Dituba Siap hadapi Perkembangan Digital 
Dalam Rangka meriahkan HUT Ke-29 Disdikbud Tuba Gelar LCT Tingkat SD dan SMP
Sambut HUT Ke -29 Tahun Disdikbud Tuba Gelar LCT di 15 Kecamatan
Akibat Belum Higenis Dapur MBG Menggala Tengah sebabkan Siswa keracunan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:16 WIB

Asal Mula Polemik Penutupan Gerbang Sekolah IT Generasi Berlian ‎

Selasa, 28 April 2026 - 14:02 WIB

Abdul Mu’ti Silaturahmi Ke Tulang Bawang Sekaligus Resmikan Gedung UMJ  ‎

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:39 WIB

Qudratul Ajak Guru Dituba Siap hadapi Perkembangan Digital 

Berita Terbaru