Dugan Jelly Way Awi, Segar Untuk Berbuka Puasa

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Salah satu minuman yang menjadi incaran masyarakat adalah es kelapa. Buahnya yang dipercaya menghilangkan dahaga tersebut, menjadi salah satu pilihan semua orang untuk dinikmati saat berbuka puasa.

Apalagi disajikan dalam keadaan dingin, dan di kombinasi dengan beragam campuran, agar tetap menarik tanpa menghilangkan kesegarannya. Dari sekian banyak olahan es kelapa muda, di Kabupaten Pesawaran juga ada es Degan jelly khas Way Lima. Pemilik Degan Jelly Way Awi ini mengkreasikan air kelapa muda dan isinya dibuat jadi olahan jelly. Kemudian disajikan langsung di dalam batok kelapa dalam keadaan dingin.

Degan  jelly ini sangat unik dan dikemas dengan rapi. Air kelapa muda dan isinya disulap menyerupai agar-agar.  Saat   mencicipi olahan kelapa muda ini, rasa dan aroma kelapanya cukup kental. Cara mencicipinya pun harus menggunakan sendok.

Rasanya unik, dan isi daging kelapa yang kenyal di dalamnya sangat terasa di lidah, teksturnya lembut, tentunya minuman ini bisa melepas dahaga di berbuka puasa. Olahan kelapa muda ini tanpa pengawet. Pemilik Degan Jelly Way Awi, Apri Pejer, menyebutkan ia hanya menggunakan sedikit campuran gula ke dalam air kelapa saat di masak.

Proses pembuatannya juga cukup mudah. Hanya membutuhkan kelapa yang masih muda, dikupas hingga rapi, lalu mengeruk isinya. Sementara airnya di masak dalam kuali besar dan dicampur dengan Serbuk jelly. Ketika sudah matang, air kelapa dan isinya dituangkan ke dalam batok kelapa, dan diamkan selama 4 jam.

Setelah mengeras, lalu di packing dengan rapi lalu dimasukkan ke dalam pendingin. “Kita piur alami, tanpa pengawet. Media pengawet kita hanya pendingin (kulkas), itu pun bisa bertahan hingga 7 hari,” ujar Apri Pejer. Ide membuat es kelapa jelly terinspirasi saat Apri Pejer berkunjung ke rumah teman di Bandar Lampung pada tahun 2021. Kemudian, ia mencoba belajar untuk membuat kreasi minuman olahan di Thailand dari rekannya. Setelah itu, ia meracik es Kelapa Jelly dan mulai memasarkannya di Kabupaten Pesawaran.

“Es kelapa Jelly ini dihargai sebesar Rp 15 ribu perbuahnya. Untuk saat ini kami hanya melayani pesanan, seanadainya mau bisa kontak kami lansung di nomor WA +62-82311531945,” Ujarnya. (Re)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru