Ditudingan LSM Soal Program BSPS Bermasalah, Toga: Semua Sudah Sesuai Prosedur

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2020 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Toga Asmarantaka, Koordinator Pasilitator Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Pesawaran Menjawab tudingan beberapa lembaga yang menyoroti program pemerintah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di beberapa desa Kecamatan Way lima Kabupaten Pesawaran. Yang mengatakan bahwa program pemerintah melalui bantuan bedah rumah bagi masyarakat di desa Pekondoh, Pekondoh Gedung, Tanjung agung dan desa Paguyuban di kecamatan way lima ini diduga bermasalah.

Bantuan bedah rumah berupa barang yang dibagikan kepada masyarakat tidak sesuai kualitas dan harga pasaran dilapangan, hal ini mereka temukan salah satunya bahan material berupa kayu kusen yang sudah bubukan dan tidak sesuai harga di panglong.

Saat diwawancarai dikediamannya, Toga Asmarantaka sebagai Koordinator Pasilitator BSPS Kabupaten Pesawaran menjelaskan terkait harga material, menurutnya masalah harga harus berdasarkan survey dan kesepakatan penerima bantuan yang diwakili oleh ketua kelompok penerima bantuan, Selasa(23/06/2020).

“Survey harga dilakukan oleh penerima bantuan yang diwakilkan oleh Ketua-ketua kelompok penerima bantuan, mereka survey ketoko-toko material yang siap menjadi suplayer Program BSPS,” jelasnya

Selain itu, Toga juga menjelaskan bahwa harga sudah sesuai dengan standar Kabupaten.

“Harga harus sesuai dengan standar Kabupaten, disemua program BSPS sudah sesuai dengan standar Kabupaten bahkan jauh dibawah harga standar Kabupaten,” ucapnya.

Toga mengatakan, masalah perbedaan harga terjadi karena semua material terhutang ditoko yang sudah disepakati.

“Toko yang sudah disepakati harus siap terhutang, mungkin ketika bicara masalah harga cash dan hutang jelas berbeda,” jelasnya.

Terkait masalah kualitas kayu yang tidak baik, Pihaknya akan menindak lanjuti dan akan menegur pihak Suplayer toko.

“Prosedur sudah kita laksanakan, apa yang dilakukan oleh penerima bantuan itu sudah benar, harus ditolak apabila kualitas kayu buruk, prosesnya sudah dilakukan oleh pihak Pasilitator salah satunya Handayani, saya yakin Handayani sudah menindak lanjuti ke Suplayer Toko dan akan kita beri surat teguran,” tegasnya.

Toga Asmarantaka mengapresiasi Kepada Pihak Lembaga yang sudah ikut mengawasi Program BSPS.

“Saya selaku Koordinator Pasilitator Program BSPS Kabupaten Pesawaran mengucapkan terimakasih kepada teman-teman Lembaga yang sudah ikut mengawasi Program BSPS dan ini menjadi masukan bagi kami agar program BSPS menjadi lebih baik lagi,” katanya. (Suprihadi)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi
Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP
Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri
MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung
Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda
Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar
Silaturahmi Penuh Makna, Gubernur Lampung Sapa Sahabat Lama di Karang Taruna, Kenang Kebersamaan dan Kekeluargaan
Lampung Persinggahan Terakhir Bhayangkara, Suporter Mengaku Puas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:36 WIB

Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:13 WIB

Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:04 WIB

Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:59 WIB

Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda

Senin, 26 Januari 2026 - 00:40 WIB

Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar

Berita Terbaru