Dituding “Cuek”, Berikut Penjelasan Kepala Kemenag Pesawaran

- Jurnalis

Senin, 22 November 2021 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PESAWARAN(SB) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, H. Wasril Purnawan tepis berita yang beredar terkait Tudingan “Kemenag Cuek” yang diucapkan pada saat Pembongkaran Madrasah Ibtidaiyah Jamiatul Islamiah (MI-JI) Teba Jawa

 

Saat Konferensi Pers di ruangan rapat Kantor Kementerian Agama Pesawaran, H. Wasril yang di dampingi H. Khuzil Kahuripan menjelaskan bahwa tanggung jawab dan perhatian pemerintah dalam dunia pendidikan banyak bentuknya, salah satunya adalah pemberian Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk sekolah-sekolah, Senin(27/11/2021).

 

 

“Dana BOS yang sudah diberikan kepada sekolah-sekolah adalah bentuk tanggung jawab dan perhatian kami sebagai Pemerintah, saya pastikan bahwa pencairan dana BOS itu tidak ada hambatan, apabila ada hambatan dalam pencarian silahkan laporkan kepada kami” jelasnya.

 

Selain itu, H. Wasril juga pastikan Masyarakat Pesawaran untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan pastikan pencairan dana BOS tepat waktu

 

“Kami juga pastikan Masyarakat Pesawaran untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan kalau ada informasi keterlambatan atau dana BOS yang susah dicairkan kami selaku pengemban amanah pendidikan dan keagamaan boleh diingatkan,” ucapnya.

 

Ditempat yang sama, Muawanah Kepala Madrasah Ibtidaiyah Jamiatul Islamiah (MI-JI) Teba Jawa mengutarakan hal senada, menurutnya berita yang beredar yang menyatakan Kemenag tidak perduli itu tidak benar

 

“Diberita itu menyampaikan Kemenag tidak perduli itu Hoax, sebaliknya kami sangat bersyukur dengan adanya Kementerian Agama yang kompeten, yang selalu melindungi kami selaku kepala Madrasah termasuk Guru-guru Madrasah, Kementerian Agama sangat Perduli dengan kami dalam hal apapun,” Jelasnya. (Re/SB)

 

 

Berita Terkait

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Berita Terbaru