Dendi Berkunjung Ke Institut Diniyyah Lampung Sebagai Institut Pertama di Pesawaran

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2020 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Kabupaten Pesawaran akan memiliki perguruan tinggi yang pertama di Pesawaran. Perguruan ini dinamai Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung.

Institut ini didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang memberikan izin operasional, dengan Nomor 633/M/2020 tertanggal 8 Juli 2020 tentang Izin pendirian Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung.

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona mengaku bangga menyimak pemaparan pihak kampus atas program dan juga prody yang akan diterapkan di perguruan tinggi tersebut serta ikut memantau berbagai fasilitas dan kesiapan program studi dan fasilitas Kampus.

“Saya mendapatkan kehormatan berkunjung ke Institut Diniyah Lampung,” ujarnya, Selasa (14/7/2020)

Dendi menilai , Program study yang terdaftar dalam kampus yang terletak di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran dinilai solusi yang tepat, yang memang sesuai dengan perkembangan teknologi dan zaman.

“Ketiga prody itu, menjadi prody satu-satunya di Provinsi Lampung. Prody ini sangat diperlukan sesuai dengan tuntutan digitalisasi zaman seperti sekarang ini,” jelas dia.

Perguruan tinggi memang perlu mencetak sumberdaya manusia yang mahir dalam urusan digital, Sebab Lampung akan maju jika SDM pemuda pemudi siap bersain, imbuh Dendi.

“Alhamdulillah, Diniyah Lampung menjadi institut pertama di Kabupaten Pesawaran, jadi saya berharap dapat terjadi sinergitas didunia pendidikan dengan mencetak generasi yang handal,” tandasnya. (*/SB)

Berita Terkait

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar

Berita Terbaru