Bupati Dorong KWT Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E.,M.M. mendorong kelompok wanita tani (KWT) agar lebih mengoptimalkan lahan pekarangan dalam rangka mendukung ketahanan pangan keluarga. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (3/10/2025).

Dalam kegiatan itu, KWT di wilayah Gedong Tataan menerima bantuan berupa handsprayer, bibit cabai, bibit pisang, benih sayuran, dan pupuk. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan bergizi yang hasilnya bisa dikonsumsi keluarga maupun dijual untuk menambah penghasilan.

Bupati Nanda menekankan bahwa pemanfaatan pekarangan bukan hanya soal menanam, tetapi juga bagaimana hasilnya dapat memberi nilai tambah. Karena itu, pemerintah daerah akan mengupayakan pelatihan pemasaran secara daring agar produk panen KWT lebih mudah dijangkau pasar.

“Selain menanam, pemasaran juga penting. Kita akan siapkan pelatihan marketing melalui media online agar KWT lebih mudah menjual hasil panennya. Kalau ada kendala, mari dibicarakan dan cari solusi bersama,” ujarnya.

Ketua Forum Silaturahmi KWT Kecamatan Gedong Tataan Lilis Pujiastuti, mengapresiasi program P2B karena memberi manfaat nyata bagi kelompok wanita tani. Menurutnya, keberadaan program ini menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap peran perempuan dalam mewujudkan kemandirian pangan.

“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami memanfaatkan pekarangan secara optimal, menyediakan pangan sehat dan bergizi, serta mendukung ketahanan pangan keluarga. Kami akan menjaga dan mengembangkannya sebaik mungkin agar hasilnya bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” kata Lilis.

Sementara itu, Ketua KWT Sejahtera Desa Sukaraja Suharti, menuturkan bahwa kelompoknya yang beranggotakan 15 orang telah memanfaatkan tiga lokasi pekarangan untuk menanam katuk, kacang tanah, pokcay, jagung, cabai, tomat, dan buncis. Hasil panen sebagian dijual secara online, sementara sisanya dikonsumsi oleh anggota kelompok.

Selain memberi tambahan penghasilan, kegiatan KWT juga dinilai dapat mempererat kebersamaan ibu-ibu. Mereka bisa belajar pertanian, menambah ilmu, sekaligus menjalani kegiatan positif yang bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat. (Rilis)

Berita Terkait

Bupati Tulang Bawang Terima Hibah 12.000 Al-Qur’an, Hadirkan Cahaya Qurani Hingga Pelosok Kampung ‎
Warga Bakung Udik Datangi kantor Pemprov Lampung Tolak Klaim Lahan Oleh TNI AU
Lukmansyah Pimpin Rapat Pleno Tetapkan Jadwal Penjaringan Balon Ketua PWI Tuba ‎
Warga Bakung Udik Geram dan protes Dengan pematokan lahan yang terjadi di wilayahnya
Bupati Qudrotul Ikhwan Lepas 224 CJH Di Islamic Center Menggala ‎
Masyarakat Adat Lampung Pepadun Desak Tangkap Mu’allim Taher, Polres Pesawaran: Proses Hukum Berjalan Libatkan Ahli
Muhamad Sayid Ramadhan Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua DPK APINDO Pesawaran Periode 2026-2031
Sariyanti Dapat Penghargaan Nasional, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Apresiasi Sosok Wanita Tangguh

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:12 WIB

Bupati Tulang Bawang Terima Hibah 12.000 Al-Qur’an, Hadirkan Cahaya Qurani Hingga Pelosok Kampung ‎

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:39 WIB

Warga Bakung Udik Datangi kantor Pemprov Lampung Tolak Klaim Lahan Oleh TNI AU

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:21 WIB

Lukmansyah Pimpin Rapat Pleno Tetapkan Jadwal Penjaringan Balon Ketua PWI Tuba ‎

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:22 WIB

Warga Bakung Udik Geram dan protes Dengan pematokan lahan yang terjadi di wilayahnya

Senin, 4 Mei 2026 - 17:27 WIB

Masyarakat Adat Lampung Pepadun Desak Tangkap Mu’allim Taher, Polres Pesawaran: Proses Hukum Berjalan Libatkan Ahli

Berita Terbaru