Buntut Dugaan Pengancaman Terhadap Wartawan, Ketua PWI Desak Ketua LSM GMBI Pesawaran Minta Maaf  

- Jurnalis

Jumat, 31 Desember 2021 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pesawaran(SB) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M. Ismail mendesak Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Pesawaran Abdul Manaf, untuk meminta maaf langsung secara terbuka kepada seluruh awak media yang ada di Kabupaten Pesawaran.

 

Hal tersebut menindaklanjuti unggahan video dirinya yang berisi dugaan intimidasi, pengancaman dan intervensi terhadap sejumlah awak media, yang memberitakan kejadian penangkapan oknum anggota LSM GMBI yang diduga melakukan pemerasan oleh Polres Pesawaran.

 

“Ya saya selaku Ketua PWI Pesawaran dengan tegas mendesak kepada Abdul Manaf selaku Ketua LSM GMBI Distrik Pesawaran untuk meminta maaf kepada seluruh awak media, karena sudah jelas dalam video tersebut ada indikasi mengintimidasi, mengancam, dan mengintervensi,” kata Ismail, Jumat (30-12-2021).

 

Menurutnya apabila yang bersangkutan tidak segera meminta maaf secara langsung dalam 1×24 jam maka PWI Pesawaran akan melapor secara resmi ke aparat penegak hukum (APH).

 

“Saya minta kepada Abdul Manaf untuk segera minta maaf secara langsung dan saya tunggu dalam 1X24 jam kalau gak, saya selaku ketua organisasi profesi wartawan akan bawa ke persoalan ini ke ranah hukum,” ujarnya.

 

Hal senada dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonisia (DPC-AWPI) Pesawaran dengan adanya unggahan video Ketua GMBI yang telah viral media sosial WhatsApp menyuruh wartawan untuk menghapus berita terkait penangkapan oknum anggota LSM GMBI oleh Polres Pesawaran tentunya sangat melukai hati para wartawan.

 

“Saya selaku ketua AWPI Pesawaran sangat menyayangkan pernyataan Abdul Manaf selaku ketua LSM GMBI yang sangat melukai perasaan kami selaku awak media, dan dengan adanya pernyataan tersebut kami juga merasa di intervensi maka saya juga mendesak kepada yang bersangkutan untuk segera minta maaf secara langsung dan terbuka kepada seluruh awak media yang ada di pesawaran, dan kalau tidak kami akan membawa persoalan ini ke jalur hukum,” kata Mussonnip singkat. (*/SB)

Berita Terkait

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah
MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan
Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah
Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat
Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau
Kuasa Hukum Sapri Angkat Bicara Terkait Tuduhan serobot Tanah Oleh Petrus ‎
Kampung Mekar jaya adakan acara Maulid Nabi Sekaligus Rayakan HUT Ke- 17 Tahun 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan

Jumat, 11 September 2026 - 09:02 WIB

Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah

Senin, 7 September 2026 - 05:48 WIB

Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 20:06 WIB

Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau

Berita Terbaru