Bantuan Covid-19 Dituduh Ditunggangi Politik, Kadis Perindag: “Niat Kami Hanya Ingin Membantu Masyarakat”

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2020 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus menggulirkan bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19, khususnya bagi pelaku industri kecil menengah dan industri perdagangan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pesawaran Sam Herman saat dihubungi, Rabu (7/10/2020). “Sampai sekarang kita masih terus melakukan pendistribusian bantuan terdampak Covid-19, tapi lebih spesifik yaitu untuk para pelaku usaha dan pedagang kecil, bantuan itu ada empat item yaitu beras, susu, tepung dan minyak goreng,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan terhadap ribuan pelaku usaha yang terdampak Covid-19 di 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran. “Yang kita bantu itu ada sekitar 16.411 orang, yang terdiri dari pedagang warung, pedagang keliling dan usaha kecil lainnya yang tersebar di 11 Kecamatan, dan saat ini proses penyaluran sudah hampir 90 persen, artinya sebentar lagi selesai,” ujarnya.

Ia pun menerangkan bahwa, proses pendistribusian tersebut juga turut diawasi oleh sejumlah pihak. “Mekanisme penyaluran bantuan ini, kita diawasi langsung oleh BPKP dan BPK jadi tidak serta-merta kita berikan bantuan tersebut, BPKP itu pegang semua data penerimanya, bahkan, mereka melakukan pengecekan langsung dibawah, apakah bantuan tersebut sudah diterima atau belum, selain itu seluruh berita acara serah terima BPKP pegang, termasuk kontrak pengadaan itu ada di BPKP, jadi pengawasan jelas,” terangnya.

“Dan untuk pendistribusian bantuan itu juga kita berikan kepada pelaksana dilapangan, misalnya pedagang warung di desa itu kita serahkan ke desanya, kemudian ada juga kelompok usaha, yang ikut mendistribusikan kepada anggotanya, artinya kita berikan untuk membantu perekonomian para pedagang dan usaha kecil menengah,” timpalnya.

Disinggung dengan adanya dugaan bantuan tersebut digunakan untuk mendukung salah satu Paslon peserta pemilu, dirinya membantah hal tersebut. “Yang perlu diketahui, bantuan ini digulirkan untuk membantu masyarakat Pesawaran, tidak ada kaitannya dengan Pilkada, itu jelas logonya dari Pemda, dan kita selaku Pemerintah daerah ada atau tidak Pilkada jika masih dalam kondisi ditengah Pandemi ini, pasti akan kita upayakan bagaimana untuk membantu masyarakat,” tukasnya.

“Jadi apa mau karena ada Pilkada bantuan dihentikan, kan tidak, kalaupun bantuan itu ada dugaan dipolitisir silahkan saja, yang jelas niat kami hanya ingin membantu masyarakat, melalui program-program yang telah ditetapkan sebelumnya,” tutupnya. (*/SB)

Berita Terkait

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 16:57 WIB

Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap

Berita Terbaru