ASN dan Randis Terlibat Kampanye Nanda-Anton, Pemkab Pesawaran: Fitnah!

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Pemkab Pesawaran membantah keras terkait pemberitaan di salah satu media online yang menyebut seorang pria diduga salah satu aparatur sipil negara (ASN) menggunakan sebuah mobil Kijang Inova Putih dengan plat merah milik Pemkab Pesawaran BE 1079 RZ kepergok sedang memasang banner milik pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Nanda-Anton di Jalan Raden Gunawan, Kurungan Nyawa Kecamatan Gedongtataan.

Pasalnya, mobil plat merah BE 1079 RZ tersebut sejak tahun 2022 sudah dilelang dan sudah dihapus sebagai aset Pemkab Pesawaran.

Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan Sekdakab Pesawaran, Djuanda menegaskan, bahwa kendaraan tersebut tidak lagi tercatat dalam Aset Pemda Pesawaran semenjak tahun 2022.

“Kalau untuk pemilik atau pemenang lelang tersebut kami kurang paham, karena yang mengetahui pemenangnya Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” kata Djuanda, Kamis (21/11/2024).

Menurutnya, terkait kenapa plat merah nomer pemerintah daerah masih di pakai. Ketentuan setelah mobil laku dilelang, selanjutnya nomer kendaraan plat merah langsung diblokir di Samsat.

“Kalaupun mau perpanjangan plat merah harus ada rekomendasi dari pemerintah daerah untuk memperpanjang pajak kendaraannya. Bisa jadi mobil tersebut tidak melakukan pembayaran pajak atau tidak merubah untuk balik nama kendaraan ke nama pemilik yang baru,” ujarnya.

Ia juga menduga, hal itu bertujuan untuk memfitnah Pemkab Pesawaran, atau ingin melakukan black campaign atau kampanye hitam, yang tujuannya untuk menjatuhkan Pemkab Pesawaran.

“Kalau kita lihat tujuannya memang sudah tidak baik, kok bisa-bisanya suasana seperti ini dia berani masang baner seperti itu. Apalagi sudah mau masuk masa tenang dan banner itu akan dilepas pada hari Minggu nanti,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, atau mungkin orang tersebut sudah membayar pajak kendaraan tersebut, namun karena orang itu mau melakukan black campaign bisa jadi plat merah itu di pasang lagi untuk menjatuhkan Pemkab Pesawaran.

“Ya bisa kita lihat foto tersebut hanya berjarak kurang lebih tujuh meter, masa orang tersebut tidak tahu kalau di foto. Dan perlu kita ketahui bahwa Pemkab Pesawaran sudah tidak lagi menggunakan plat merah seperti itu,” pungkasnya.

Diketahui sebelumya, pemberitaan di salah satu media online menyebut adanya ketidaknetralan aparatur sipil negara (ASN) atau seorang pria diduga salah satu ASN menggunakan sebuah mobil dinas jenis Kijang Inova Putih dengan plat merah milik Pemkab Pesawaran BE 1079 RZ kepergok sedang memasang banner milik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Nanda-Anton di Jalan Raden Gunawan, Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (20/11/2024) malam sekitar pukul 22.00 Wib. (Rilis)

Berita Terkait

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 16:57 WIB

Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap

Kamis, 23 April 2026 - 07:16 WIB

Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung

Berita Terbaru