Arinal, Orang Pertama di Lampung Penerima Tujuh Pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022

- Jurnalis

Kamis, 18 Agustus 2022 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG(SB)-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjadi Orang Pertama di Provinsi Lampung yang menerima, membuka, dan melihat Tujuh Pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022.

Ketujuh Pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 yang diterima Gubernur Arinal tersebut menggunakan nomor seri tahun kelahiran Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 tersebut diterima Gubernur Lampung Arinal Djunaidi seusai mengikuti Peresmian Peluncuran Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 secara virtual, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (18/8/2022).

Prosesi peluncuran Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 ini secara resmi dilakukan oleh Gubernur Bank indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati.

Peresmian ini sekaligus menandai bahwa tujuh pecahan uang tersebut mulai berlaku, dikeluarkan, dan diedarkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketujuh uang Rupiah kertas TE 2022 yaitu Rp100.000 TE 2022, Rp50.000 TE 2022, Rp20.000 TE 2022, Rp10.000 TE 2022, Rp5.000 TE 2022, Rp2.000 TE 2022 dan Rp1.000 TE 2022.

Dalam kesempatan itu, Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa Rupiah adalah tidak sekedar mata uang, tapi ini sebuah mata uang yang menggambarkan perjalanan dari Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Yang mana, pada tanggal 30 Oktober 1946, Uang Republik Indonesia dilahirkan atau disahkan dan berlaku. Waktu itu disampaikan oleh Wakil Presiden Moh. Hatta. Dan ini menandai babak baru bagi Republik Indonesia yang baru saja merdeka

Menkeu Sri Mulyani, menjelaskan di dalam setiap lembaran rupiah terdapat berbagai cerita dan narasi mengenai kebangsaan dan bangsa Indonesia. “Sebuah motif spirit, untuk disisi satu adalah untuk keberagaman, dan disisi lain adalah kebersatuan,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Ini adalah lambang dan komitmen bagi kita semua. Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sudah selayaknya, Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah harus dihormati dan dibanggakan oleh kita semua,” ujarnya.

“Bersama Rupiah kita bangkit untuk lebih kuat menuju indonesia maju,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank indonesia Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa peluncuruan uang rupiah ini merupakan wujud nyata komitmen kami bersama untuk menyediakan uang kertas yang berkualitas dan terpercaya kepada masyarakat.

“Sebagai simbol Kedaulatan Negara, dan pemersatu Bangsa. Mari kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk cinta bangsa, dan paham rupiah. Mari kita terus kobarkan optimisme, semangat kebangsaan, dan komitmen untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat menuju Indonesia Maju,” ujarnya. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

M. Aris Pratama Hanan Resmi Nahkodai DPD II Partai Golkar Tulang bawang
Abdul Mu’ti Silaturahmi Ke Tulang Bawang Sekaligus Resmikan Gedung UMJ  ‎
SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Catat Kinerja Operasional Positif
Awal 2026, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Salurkan Rp5,5 Miliar untuk Program Sosial Lingkungan di Tiga Pulau
Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:21 WIB

M. Aris Pratama Hanan Resmi Nahkodai DPD II Partai Golkar Tulang bawang

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Rabu, 15 April 2026 - 19:42 WIB

Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Catat Kinerja Operasional Positif

Berita Terbaru