Akhirnya Jenazah Sariyani Ditemukan Tim SAR Gabungan

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS – Tim SAR gabungan temukan Sariyani bin Sanjaya (38), korban tertimbun longsor di Kec. Air Naningan Kab. Tanggamus dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (28/05/2024).

Hari ini pencarian Sariyani telah memasuki hari ke 4. Pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dengan memperluas area pencarian radius 16.721 m² dan masih menggunakan alkon dan peralatan manual.

Sekitar pukul 13.00 WIB, pada Worksite I tim SAR Gabungan melihat tanda tanda korban di longsoran. Kemudian tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi yang berlangsung kira kira 1 jam karena material longsor yang cukup tebal dan menyulitkan. Akhirnya pukul 14.00 WIB tim SAR Gabungan berhasil mengeluarkan jenazah korban dari material longsoran tersebut.

Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban langsung dibawa oleh Ambulance Puskesmas Air Naningan menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dantim Rescue Basarnas Lampung Heri Ansoni melaporkan informasi tersebut kepada Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah selaku SMC (SAR Mission Coordinator). “Sekitar pukul 14.00 WIB korban a.n. Sariyani (38) telah berhasil dievakuasi dari material longsor dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dengan ambulan menuju rumah duka,” kata Heri.

Dengan telah ditemukannya Sariyani maka total korban tertimbun longsor di Kec. Air Naningan Kab. Tanggamus berjumlah 3 orang meninggal dunia dan operasi SAR dinyatakan ditutup. Unsur SAR Gabungan yang terlibat diantaranya Bhabinkamtibnas Air Naningan, Babinsa Air Naningan, Polsek Pulau Panggung, Camat Air Naningan, Perangkat Kec. Air Naningan, Kepala Pekon dan warga sekitar dikembalikan ke satuannya masing masing dengan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya. (*)

Berita Terkait

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 16:57 WIB

Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap

Berita Terbaru