Agar Kejadian Serupa Tidak Terulang, Ketum LPKSM GML Minta Pemkab LAMSEL Perketat Penjagaan Pantai

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMSEL(SB) – Peristiwa yang terjadi di pantai kawasan Kabupaten Lampung Selatan pada 21 Maret 2025 menjadi perhatian Ketua Umum Lembaga Perlindungan Konsumen Gema Masyarakat Lampung (LPKSM GML) Saepunnaim. Dia meminta agar pengawasan di tempat wisata, khususnya pantai, diperketat agar peristiwa serupa tidak terulang lagi.

 Kejadian tersebut, sekira jam 11.00 Wib, delapan orang anak warga Canggung yang sedang asik bermain di Pantai Titian Mutiara, Desa Betung, Kecamatan Rajabasa dikabarkan hanyut dan tenggelam di perairan setempat. Tiga korban dikabarkan meninggal dunia, empat selamat, dan satu korban lagi masih dalam pencarian.

“Saya meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan agar bisa meningkatkan pengawasan dan memberikan himbauan terhadap pengunjung Pariwisata. Terutama ketika musim cuaca buruk,” ujar Saepunnaim atau yang akrab disapa Kang Ayo

Kang Ayi berharap dengan adanya pengawasan ketat kejadian tenggelam yang menimbulkan korban jiwa tidak akan terulang kembali.

“Sebagai salah satu tujuan wisata, ini harus dicegah jangan sampai terulang,” ujarnya.

Sebelumnya, dirilis dari WARTAPRO.ID menyerangkan kabar duka menyelimuti warga Canggung, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), pada Jumat (21/3/2025).

Kejadian tersebut, sekira jam 11.00 Wib, 8 anak warga Canggung yang sedang asik bermain di Pantai Titian Mutiara, Desa Betung, Kecamatan Rajabasa dikabarkan hanyut dan tenggelam di perairan setempat.

Dengan kronologis kejadian, 8 anak-anak tersebut naik perahu fiber, bermain di pinggiran laut, kemudian ombak besar membuat perahu terbalik dan anak-anak terseret seluruhnya.

Ihwal tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Canggung Herry Suhairi, bahwa telah terjadi tenggelamnya anak-anak di Pantai Titian Mutiara.

“Siap benar..bang,” jelasnya via whatsapp pada media wartapro.id-, pada Jum’at (21/3/2025).
Dirinya menerangkan ada 3 korban yang meninggal dunia, 4 selamat, dan satu korban lagi dalam pencarian.

“Ngak, penyelamatan pertama 5 orang, 4 selamat satu meninggal, kemudian pencarian kembali ketemu 2 orang posisi sudah meninggal. Tinggal satu lgi yg belum ketemu,” papar Herry Suhairi.

Semua korban adalah penduduk asli Desa Canggung, dan yang meninggal adalah M. Aldi (10), M. Dafa (10), Alzani (12), serta yang selamat Rizki (12), Hafiz (12), Januar (11), Arsa (7). Dan yang belum ditemukan yakni Rafli.  (Re)

Berita Terkait

PAC IPNU IPPNU Kedondong Ucapkan Terima Kasih kepada Ulama, Kyai, dan Anggota DPRD Pesawaran atas Dukungan Bakti Sosial Ramadhan
SPPG Way Layap Sahabat Gizi Bagikan Takjil Gratis untuk Warga, Perkuat Semangat Berbagi di Bulan Ramadan
PTPN IV Regional VII Gelar Ekspedisi Ramadhan, Perkuat Kebersamaan dan Kinerja
Kembali, Angin Puting Beliung Menghantam 89 Rumah Di Tuba
Kunjungan Pengurus DPD PAN Tulang Bawang disambut Hangat Bupati Qudratul Ikhwan
Kemenag Tulang Bawang Bagikan 200 Paket Sembako Kepada Mustahik
Qudratul Ajak Guru Dituba Siap hadapi Perkembangan Digital 
Pengurus DPD PAN Tulang Bawang Silaturahmi kekantor KPU Sekaligus Serahkan SK Terbaru

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:18 WIB

PAC IPNU IPPNU Kedondong Ucapkan Terima Kasih kepada Ulama, Kyai, dan Anggota DPRD Pesawaran atas Dukungan Bakti Sosial Ramadhan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:55 WIB

SPPG Way Layap Sahabat Gizi Bagikan Takjil Gratis untuk Warga, Perkuat Semangat Berbagi di Bulan Ramadan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:50 WIB

PTPN IV Regional VII Gelar Ekspedisi Ramadhan, Perkuat Kebersamaan dan Kinerja

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:12 WIB

Kembali, Angin Puting Beliung Menghantam 89 Rumah Di Tuba

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:33 WIB

Kunjungan Pengurus DPD PAN Tulang Bawang disambut Hangat Bupati Qudratul Ikhwan

Berita Terbaru