Bunda Literasi Riana Arinal Sampaikan Strategi Cerdas di tengah Pandemi Covid-19

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2020 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG(SB)- Bunda Literasi Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal menyampaikan strategi cerdas berliterasi di tengah Pandemi Covid-19, yang disampaikannya saat menjadi keynote speaker pada kegiatan Webinar, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Rabu (3/6/2020).

Salah satu yang dilakukan Ibu Riana adalah bersinergi bersama Pemerintah Provinsi Lampung dalam menggerakan literasi demi menjawab tantangan pandemi Covid-19.

Webinar ini sendiri terselenggara atas kerja sama dengan Forum Literasi Lampung (Relawan Literasi) dan Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung.

Kegiatan ini juga dihadiri secara virtual oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Yanti Riswara dan Ketua Harian Komunitas Minat Baca Indonesia Provinsi Lampung Gunawan Handoko.

Menurut Ibu Riana, pandemi ini memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga sosial, ekonomi, dan politik. 

“Namun disisi lain, situasi pandemi ini membawa sisi positif karena telah memaksa semua untuk mengambil lompatan dalam dimensi literasi digital,” ujar Ibu Riana.

Ibu Riana mengatakan beberapa program juga telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengantisipasi hal tersebut, seperti layanan perpustakaan digital (digital library).

“Baik itu melalui IPUSNAS yang dimiliki Perpustakaan Nasional, e-Perpus Lampung yang dimiliki Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, maupun aplikasi yang dimiliki Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/Kota,” katanya.

Kemudian, program Smart School Lampung Berjaya dan juga Pemasaran Online untuk pelaksanaan operasi pasar, pasar tradisional dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Ibu Riana melanjutkan, dalam situasi pandemi ini, peran orang tua sangat penting dalam mendampingi proses literasi di dalam keluarga.

“Keharusan untuk dirumah saja tidak membuat kita menjadi kurang produktif, bahkan dengan kita tinggal dirumah saja, kita dapat meningkatkan dimensi literasi baca tulis, numeris, maupun sains bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Disebutkan Ibu Riana seperti dengan mengajak anak-anak membaca bersama-sama dan belajar memasak. Kemudian bersama keluarga membaca berita untuk mengetahui perkembangan Covid-19.

“Agar tahu cara pencegahan Covid-19, lalu bagaimana penularannya, edukasi terhadap orang-orang disekitar kita agar tidak terkena. Ini juga akan meningkatkan kualitas kebersamaan dalam keluarga,” katanya.

Menurut Ibu Riana, orang tua juga harus dapat mengenalkan kepada anak akan pentingnya tolong menolong dan rasa empati kepada sesama. Hal ini sesuai dengan dimensi literasi budaya dan kewargaan.

“Dengan saling tolong menolong dan bersatu padu kita akan menjadi bagian dari solusi atas segala masalah yang terjadi akibat pandemi Covid-19,” katanya.

Sikap saling tolong menolong ini juga, yang melatarbelakangi gerakan Jumat Barokah dan gerakan SIGER atau “(S)aatnya (I)kut ber(GE)rak untuk (R)akyat yang membutuhkan” yang merupakan inisiasi Ibu Riana Sari Arinal.

“Kemudian akan segera saya laksanakan juga yakni membagikan sembako yang berisikan produk-produk UKM. Hal ini dilakukan juga untuk menggerakkan UKM di Provinsi Lampung. Semoga ini nantinya bisa diikuti oleh 15 Kabupaten/Kota,” katanya.

Riana menjelaskan melalui Dekranasda, juga akan bekerjasama dengan dunia usaha dan pihak Perbankan untuk bisa meningkatkan literasi finansial bagi UKM dan pengrajin Lampung.

“Dimensi literasi finansial akan menjadi prioritas, khususnya bagi sektor Usaha Kecil Menengah untuk bisa bangkit kembali secara ekonomi,” katanya.

Selain itu, lanjut Riana, ke depannya bersama dengan PAUD, TP PKK Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa serta penggiat literasi (komunitas baca) akan mewujudkan perpustakaan di setiap desa. 

“Dalam jangka panjang perpustakaan desa ini akan menjadi perpustakaan berbasis inklusi sosial, dimana perpustakaan bukan hanya menjadi tempat membaca, tetapi sekaligus menjadi pusat kegiatan masyarakat untuk belajar dan melakukan inovasi seperti bertani yang baik, pelatihan keterampilan, berjualan online dan lainnya,” katanya. (*)

Berita Terkait

Winarti Buka Musancab DPC PDIP Tuba Guna Memperkuat Konsolidasi Internal Partai
Bupati Qudrotul Ikhwan Kukuhkan IWAPI DPC Tuba, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi Daerah
Muklas Ali Wahyudi Sekretaris DPD PAN Tuba Peduli Pasien Kanker diKampung Dente Makmur
230 CJH Tuba Ikuti Bimbingan Manasik Haji Reguler 1447 H / 2026 Masehi
Pemerintah kecamatan Menggala Timur gelar donor darah bersama PMI Kabupaten Tuba
Sopiyanto Beri Sambutan Pada Pembukaaan Musrenbang Kecamatan Menggala
Pemprov Lampung Targetkan Seluruh Tunda Bayar Rampung Februari 2026
Keren, Marindo Raih Penghargaan Sekda Terbaik di Indonesia Kategori Vision

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:33 WIB

Winarti Buka Musancab DPC PDIP Tuba Guna Memperkuat Konsolidasi Internal Partai

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:54 WIB

Bupati Qudrotul Ikhwan Kukuhkan IWAPI DPC Tuba, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi Daerah

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:56 WIB

Muklas Ali Wahyudi Sekretaris DPD PAN Tuba Peduli Pasien Kanker diKampung Dente Makmur

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:18 WIB

230 CJH Tuba Ikuti Bimbingan Manasik Haji Reguler 1447 H / 2026 Masehi

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pemerintah kecamatan Menggala Timur gelar donor darah bersama PMI Kabupaten Tuba

Berita Terbaru