Abdullah Padri Aulia: Jangan Intervensi Akademisi Untuk Berpendapat

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2020 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG(SB)-Adanya batasan kepada para akademisi dalam memberikan pendapat, Mantan anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2014-2019, Abdullah Padri Aulia angkat bicara.

“Menurut saya para pengamat dari unila selama ini hanya mengkritik yang bersifat membangun dan meluruskan masalah secara normatif yg didasarkan pada keilmuan yg dimiliki, sesuai dengan tupoksinya sebagaimana yg diatur dalam permenristek no6 tahun 2015 tentang statuta Unila,” kata Aab sapaan akrab Abdullah Padri Aulia, Selasa (10/3/2020).

Lanjutnya, kritis yang dilakukan oleh pihak akademisi sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah agar dalam melakukan pembangunan berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Ke Lampung, Presiden Joko Widodo, Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Bendungan

“Sebagai alumni saya ingin unila memang harus kritis terhadap kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah serta wajib hukumnya untuk mengingatkan agar para pejabat yang justru membuat kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Dirinya berharap kepada para universitas di Lampung agar tidak lekukan intervensi kepada para akademisi dalam menyampaikan pendapatnya.

Baca Juga :  Fraksi Partai Demokrat DPRD Lampung, Bagikan Ribuan Paket Sembako

“Para akademisi sebaiknya jangan di intervensi oleh kekuatan politik luar kampus atau buat statemen berdasarkan pesanan penguasa “by order” ini bisa berbahaya, karena rakyat masih sangat berharap kepada para akademisi untuk melihat secara objektif terhadap semua persoalan bangsa ini, tetapi kalau para akademisi sudah tidak objektif lagi karena adanya pesanan, maka kedepan rakyat akan berharap kepada siapa lagi untuk mendapatkan pandangan objektif itu, terutama berkaitan dengan persoalan ketatanegaraan,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Keren, Marindo Raih Penghargaan Sekda Terbaik di Indonesia Kategori Vision
Andika Ketua LSM Fortuba Datangi Kantor Kejari Tanyakan Laporan Dugaan Tipikor di SPBU BUMD Tuba
Orator JARUM Laporkan Anggota POLPP Ke Polres Tuba Terkait Dugaan Penganiayaan saat gelar aksi Damai DiKantor Bupati Pekan Lalu
LSM Trinusa dan Gapoktan Datangi Pemkab Tuba Sampaikan Aspirasi Terkait Penutupan BBM di SPBU BUMD
PP Yayasan Padepokan Walisongo Tirto Mahoning Suci, Sukses laksanakan HSN
Gubernur Lampung Lantik Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional: Integritas Jadi Kunci Utama
Rapat Koordinasi Antikorupsi 2025, Gubernur Mirza Dorong Pemerintahan Lampung yang Transparan dan Akuntabel
Pemprov Lampung Dorong Enam Raperda Baru, Dari Pertanian hingga Pengelolaan Satu Data
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 November 2025 - 17:55 WIB

Keren, Marindo Raih Penghargaan Sekda Terbaik di Indonesia Kategori Vision

Rabu, 19 November 2025 - 16:45 WIB

Andika Ketua LSM Fortuba Datangi Kantor Kejari Tanyakan Laporan Dugaan Tipikor di SPBU BUMD Tuba

Senin, 17 November 2025 - 20:39 WIB

Orator JARUM Laporkan Anggota POLPP Ke Polres Tuba Terkait Dugaan Penganiayaan saat gelar aksi Damai DiKantor Bupati Pekan Lalu

Jumat, 31 Oktober 2025 - 07:39 WIB

LSM Trinusa dan Gapoktan Datangi Pemkab Tuba Sampaikan Aspirasi Terkait Penutupan BBM di SPBU BUMD

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:17 WIB

PP Yayasan Padepokan Walisongo Tirto Mahoning Suci, Sukses laksanakan HSN

Berita Terbaru