PESAWARAN(SB) – Sebuah kasus pencabulan dengan dampak luar biasa memilukan terungkap di Kecamatan Kedondong. Seorang anak di bawah umur diketahui tengah hamil tujuh bulan. Yang lebih mengenaskan, janin yang dikandungnya diduga merupakan hasil dari perbuatan bejat ayah dan kakek kandungnya sendiri.
Meski kondisi korban sudah sangat memprihatinkan, kedua pelaku hingga kini masih berkeliaran dengan leluasa di lingkungan desa setempat. Hal ini memicu kemarahan warga yang mengancam akan melakukan tindakan anarkis jika aparat tidak segera menangkap pelaku.
Menurut keterangan Mualimin (47), tetangga korban sekaligus tokoh masyarakat, awal mula kasus ini terbongkar saat korban memeriksakan diri karena merasa tidak enak badan. Bidan yang memeriksa merasa curiga melihat perut korban yang tampak besar. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui korban positif hamil.
“Dari hasil penelusuran, korban mengaku bahwa pelakunya adalah bapak kandung dan kakeknya sendiri. Kejadian ini sudah berlangsung hampir satu bulan,” ujar Mualimin, Kamis (9/4/2026).
Mualimin menyampaikan bahwa warga sekitar sangat khawatir jika pelaku tidak segera ditangkap. “Kami khawatir akan mengundang amarah warga karena sudah ada ancaman tindakan anarkis. Kami berharap polisi segera bertindak,” tegasnya.
Sementara itu, Enmeru, salah satu tokoh pemuda Kedondong, juga mengecam keras perbuatan tersebut. Ia mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan tindakan tegas guna meredam amarah warga dan mengungkap kasus ini secara transparan.
“Perbuatan ini sangat tidak manusiawi. Kami minta kepolisian bergerak cepat sebelum situasi di lapangan semakin panas,” kata Enmeru.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait langkah penegakan hukum terhadap kedua pelaku. Namun, desakan publik terus menguat agar keadilan segera ditegakkan demi melindungi korban dan mencegah potensi main hakim sendiri oleh warga. (Re)






