Lampung – Dalam rangka mendukung transformasi digital sertapeningkatan efektivitas operasional perkebunan, PTPN IV Regional VII menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi Drone bagi karyawan yang bertugas di lapangan dan secara aktifmenggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) dalamkegiatan operasional perusahaan. Pelatihan ini menjadi bagiandari strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologiserta patuh terhadap regulasi yang berlaku.
Pemanfaatan drone di sektor perkebunan saat ini memiliki peranyang semakin strategis. Drone tidak hanya digunakan untukpemetaan areal kebun, tetapi juga dimanfaatkan dalam kegiatanmonitoring pertumbuhan tanaman, pengawasan kondisiinfrastruktur kebun, identifikasi potensi gangguan di lapangan, hingga pengumpulan data visual yang akurat sebagai dasarpengambilan keputusan manajemen. Menyadari pentingnyaperan tersebut, PTPN IV Regional VII menilai bahwapeningkatan kompetensi operator drone menjadi kebutuhanmutlak.
Pelatihan sertifikasi drone ini diikuti oleh karyawan dariberbagai unit dan bagian di lingkungan PTPN IV Regional VII yang selama ini terlibat langsung dalam penggunaan drone di lapangan. Para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilansecara komprehensif, mulai dari dasar-dasar pengoperasiandrone, teknik penerbangan yang aman dan efektif, prosedurstandar operasional (SOP), hingga perawatan dan penangananperangkat agar tetap optimal dan berumur panjang.
Selain aspek teknis, pelatihan ini juga memberikan penekanankuat pada pemahaman regulasi dan aturan penggunaan drone. Peserta memastikan memahami ketentuan keselamatan ruangudara, batas ketinggian terbang, wilayah operasional yang diperbolehkan, serta aspek legal yang melekat pada penggunaandrone di lingkungan kerja. Pelatihan ini mengacu pada Sertifikasi Drone SIDOPI GO Kementerian PerhubunganRepublik Indonesia, sehingga seluruh peserta diarahkan untukmemenuhi standar nasional yang berlaku dalam pengoperasianpesawat tanpa awak. Pemahaman terhadap regulasi ini menjadikrusial guna meminimalkan risiko operasional, mencegahpotensi pelanggaran hukum, serta menjaga reputasi perusahaan.
Manajemen PTPN IV Regional VII memandang bahwasertifikasi drone bukan sekadar peningkatan keterampilanindividu, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerjayang profesional, disiplin, bertanggung jawab, dan kepatuhanterhadap ketentuan. Operator drone yang tersertifikasidiharapkan mampu bekerja dengan standar yang jelas, memahami risiko yang mungkin timbul, serta memilikikesadaran penuh terhadap aspek keselamatan kerja dan lingkungan sekitar.
Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmenperusahaan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan relevan dengan kebutuhan operasional masa kini.
“Pemanfaatan teknologi seperti drone harus diimbangi dengankompetensi dan legalitas yang memadai. Melalui sertifikasiresmi SIDOPI GO dari Kementerian Perhubungan ini, kami memastikan bahwa karyawan yang bertugas di lapangan tidakhanya mahir secara teknis, tetapi juga memahami aturan dan tanggung jawabnya. SDM yang kompeten dan tersertifikasi akanberdampak langsung pada efektivitas, keselamatan, dan kualitaspengambilan keputusan di lapangan,” ujar Denny.
Pelatihan ini juga sejalan dengan komitmen PTPN IV Regional VII dalam mendorong penguatan kualitas sumber daya manusiasebagai pilar utama keberhasilan perusahaan. Di tengahdinamika industri perkebunan yang semakin menuntutkecepatan, ketepatan data, dan efisiensi operasional, penguasaanteknologi seperti drone menjadi keunggulan kompetitif yang tidak terpisahkan dari kinerja perusahaan.
Lebih jauh, kegiatan ini mencerminkan komitmen PTPN IV Regional VII dalam membangun operasional perkebunan yang modern, berbasis data, dan berkelanjutan. Transformasi digital tidak hanya diwujudkan melalui adopsi teknologi, tetapi juga melalui kesiapan sumber daya manusia yang mampumengoperasikan teknologi tersebut secara aman, efektif, dan sesuai aturan.
Ke depan, PTPN IV Regional VII akan terus menghadirkanprogram-program pengembangan kompetensi yang relevandengan kebutuhan operasional dan perkembangan teknologi. Pelatihan sertifikasi drone ini menjadi salah satu langkah nyataperusahaan dalam menyiapkan insan perkebunan yang unggul, adaptif, dan profesional, sejalan dengan nilai-nilai AKHLAK serta visi besar PalmCo dalam membangun perkebunan berdayasaing tinggi dan berorientasi masa depan.






