Ziarah Kubur dan Doa Bersama, Ritual Adat Tiyuh Halangan Ratu Perkuat Ikatan dan Ingatkan Perjuangan Leluhur

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Sebagai wujud penghormatan mendalam kepada para leluhur dan tokoh adat pendahulu, Masyarakat Adat Tiyuh Halangan Ratu di Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, menggelar kegiatan ziarah kubur dan doa bersama. Acara yang berlangsung khidmat pada Kamis (1/1/2026) itu bertempat di makam leluhur setempat dan diikuti oleh masyarakat yang tergabung dalam perjuangan tanah adat.

Kegiatan ini tidak sekadar tradisi tahunan, melainkan penegasan komitmen untuk mengenang jasa, menjaga warisan budaya, dan mempererat tali persaudaraan. Abu Bakar, yang bergelar Suntan Lama selaku tokoh adat Tiyuh Halangan Ratu, menekankan makna mendalam di balik ritual tersebut.

“Ziarah kubur dan doa bersama ini adalah bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi kami semua. Kami mengenang perjuangan nenek moyang dan para tokoh adat yang telah menjaga, merawat, dan mempertahankan tanah adat serta nilai-nilai budaya yang diwariskan turun-temurun,” ujar Abu Bakar.

Lebih lanjut, Abu Bakar menjelaskan bahwa di tengah dinamika zaman, acara seperti ini menjadi pilar penting untuk memperkuat kohesi sosial. “Ini adalah sarana untuk merekatkan persatuan dan kebersamaan di antara kita. Sekaligus, momentum untuk menguatkan kembali nilai-nilai adat agar tetap lestari dan dipahami oleh generasi penerus,” tambahnya.

Harapan besar disematkan pada generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan mereka dapat terus mengingat sejarah, menghormati perjuangan para pendahulu, serta turut aktif menjaga dan melestarikan adat istiadat Tiyuh Halangan Ratu.

Kegiatan berjalan lancar penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Suasana yang tercipta mencerminkan betapa kuatnya ikatan adat dan budaya yang masih dipegang teguh oleh Masyarakat Adat Tiyuh Halangan Ratu hingga saat ini. Acara ini menjadi simbol ketahanan identitas budaya di awal tahun 2026.

(Rilis)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru