Dampak Penimbunan Sawah oleh Yayasan Abdul Hakim Diributkan Petani, Aliran Air Terganggu hingga Serbuan Hama

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Sejumlah petani di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, mengeluhkan tindakan Ketua Yayasan Abdul Hakim, Toto Taviv Susilo, yang menimbun sawah aktif untuk kepentingan pembangunan pribadi. Aksi ini diduga kuat telah menimbulkan sejumlah dampak merugikan bagi lingkungan dan lahan pertanian warga.

Keluhan tersebut disampaikan petani secara langsung di hadapan aparatur Desa Sukaraja. Jamadi, salah seorang petani dari Dusun 7, mengungkapkan bahwa masalah ini telah berlangsung bertahun-tahun.
“Sudah bertahun-tahun kami kena dampaknya.Aliran air ada yang tertutup dan menyempit. Kalau hujan deras banjir, kalau tidak hujan kami mengalami kekeringan. Tindakan ini menguntungkan Pak Toto dan merugikan kami,” ujarnya pada Kamis (2/10/2025).

Tidak hanya masalah tata air, petani lain, Sarno, mengaku harus berhadapan dengan meningkatnya serangan hama. Menurutnya, penyempitan lahan pertanian membuat tikus dan hama lainnya memusatkan serangan ke lahan yang tersisa. “Sekarang tikus makin banyak karena ulah yayasan itu,” tambah Sarno.

Menanggapi hal ini, Penjabat (PJ) Kades Sukaraja, Surawan, mengkonfirmasi bahwa pembangunan yang dilakukan Yayasan Abdul Hakim tersebut tidak mengantongi izin. “Setelah komunikasi dengan camat, ternyata bangunan itu belum berizin, baik izin lingkungan maupun izin lain-lain,” tegas Surawan.

Pihak desa berjanji akan mengambil tindakan tegas. “Akan kami lakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku dan memanggil pihak yayasan. Keluhan masyarakat kami tampung dan akan kami laporkan perkembangannya,” pungkasnya. (Re)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru