Heboh Dua Kali Dalam Sepekan Kantor Bupati Tuba diKerumuni Massa

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

module: a; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Auto; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 132.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~25: 0.0;

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 132.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~25: 0.0;

Menggala – DPP LSM Fortuba (Forum Rakyat Tulang Bawang) yang didukung masyarakat menggelar aksi damai dihalaman kantor Pemkab Tulang Bawang.

Aksi damai tersebut menuntut Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan, untuk mencopot jabatan kepala Direktur BUMD Tulang Bawang terkait indikasi penyelewengan BBM Bersubsidi dan pengelolaan aset senilai 8,6 miliar rupiah, yang terindikasi adanya perbuatan melawan hukum dalam pelaksanaannya. Kamis (19/09/2025).

Ratusan massa aksi dari LSM Fortuba dan masyarakat Tulang Bawang yang menyampaikan tuntunannya ini, melakukan konvoi dari jalan Aspol Menggala menuju kantor BUMD Tulang Bawang atau SPBU nomor 24.345.107, untuk menyampaikan orasi kekecewaannya terkait BBM bersubsidi yang sulit didapat, lantaran terindikasi diselewengkan oknum di BUMD setempat.

Setelah usai berorasi didepan SPBU milik Pemkab Tulang Bawang, massa aksi berkonvoi kembali menuju kantor Bupati Tulang Bawang. Sesampai dikantor Pemkab tersebut, massa aksi yang diketuai Andika Fortuba meneriakkan aspirasinya mengenai indikasi penyimpangan BBM bersubsidi, dan mendesak Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ihkwan memberhentikan Novi Marzani atau Direktur BUMD Tulang Bawang serta pengurusnya dari jabatan.

“Hari ini masyarakat Tulang Bawang yang bergabung dengan LSM Fortuba, menyampaikan aspirasi tentang dugaan penyimpangan atau penyelewengan BBM Bersubsidi yang dikelola SPBU BUMD Tulang Bawang. Kami masyarakat meminta Bupati Tulang Bawang menanggapi aspirasi masyarakat, dan secepatnya memberhentikan direktur BUMD beserta pengurusnya. Karena selain indikasi penyimpangan BBM subsidi, BUMD Tulang Bawang juga terindikasi korupsi anggaran senilai 8,6 miliar. Maka itulah kami meminta dan menuntut Bupati Tulang Bawang memecatnya sekarang juga”. Tegas Andika

Mirisnya, Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ihkwan tidak mau menemui masyarakat peserta aksi damai yang telah menunggu cukup lama, hingga terjadi insiden kericuhan yang diduga penyusup untuk membuat situasi tidak kondusif. Kendati Bupati Tulang Bawang enggan menelemui massa aksi damai, orasi tetap berlangsung hingga diputuskan untuk menyambangi kantor Kejaksaan Negeri Tulang Bawang.

Setiba dikantor Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, massa aksi berjumlah ratusan yang dipimpin Ketua LSM Fortuba tersebut, kembali menyampaikan aspirasinya. Kata Andika, tujuan kehadiran massa ke Kejari Tulang Bawang untuk memberikan laporan dugaan Tindak Pidana Korupsi senilai 8, 6 miliar ditubuh BUMD Tulang Bawang.

“Kami memberikan produk kepada Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, karena selama ini Kejari tidak ada produk tentang Tindak Pidana Korupsi. Karena itulah kami memberikan laporan indikasi Tipikor senilai 8,6 miliar yang terjadi di BUMD Tulang Bawang, yang mana BUMD selalu mengalami kerugian. Dan siapapun petinggi yang terlibat, kami minta disikat, Fortuba dan masyarakat berada dibelakang Kejari Tulang Bawang. Namun apabila tidak ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, maka kami akan melakukan aksi secara besar – besaran kedepannya”. Ungkap Andika ketika menyerahkan laporan dugaan Tipikor BUMD 8,6 miliar dihadapan Kepala Kejari Tulang Bawang dan masyarakat peserta aksi

Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Dennie Sagita. SH. MH menyikapi kehadiran massa aksi damai dikantor Adhyaksa ini, menegaskan pihaknya akan berada dibarisan paling depan jika terdapat ketidakadilan yang terjadi di masyarakat. Menurutnya apapun yang akan disampaikan oleh masyarakat, dirinya memastikan akan melakukan tindak lanjut.

“Teman – teman semuanya, ibu – ibu atau bapak – bapak yang hadir disini, perkenalkan saya Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, nama saya Dennie dan asli dari Palembang. Saya berada paling depan daripada kalian, kalau memang terjadi ketidakadilan di masyarakat Tulang Bawang ini. Jadi apapun yang ingin kalian sampaikan, saya pastikan, dan saya ingin tindaklanjuti”. Ungkapnya sebelum menerima berkas laporan indikasi Tindak Pidana Korupsi 8,6 miliar BUMD Tulang Bawang dihadapan masyarakat, didepan kantor Kejari wilayah tersebut (Sut)

Berita Terkait

Gali Informasi dari Guru, Kepala MTsN 2 Pesawaran Perkuat Komunikasi dan Mutu Pendidikan
Dua Siswa SD IT Asmaul Husna Kedondong Harumkan Nama Sekolah, Raih Juara di PANGKORMAR CUP RI 2026
Tingkatkan Perlindungan Anak, Dinas P3AP2KB Pesawaran Gelar Peningkatan Kapasitas 35 Kader PATBM Desa
Aksi Heroik Prajurit Jawara Brigif 4 Marinir/Bs, Selamatkan Seorang Anak Saat Kebakaran KMP Batumandi
49 Prajurit Yonif 9 Marinir Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
MTsN 2 Pesawaran Peringati Hari Santri Nasional 2026 dengan Khidmat dan Penuh Makna
KUPT Puskesmas Kedondong Hadiri Musdes Desa Harapan Jaya dalam Pembahasan dan Penetapan RKPDes Tahun Anggaran 2027
Estafet Kepemimpinan Polda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani Tekankan Soliditas, Integritas dan Pelayanan Humanis

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:21 WIB

Gali Informasi dari Guru, Kepala MTsN 2 Pesawaran Perkuat Komunikasi dan Mutu Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 05:56 WIB

Dua Siswa SD IT Asmaul Husna Kedondong Harumkan Nama Sekolah, Raih Juara di PANGKORMAR CUP RI 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Tingkatkan Perlindungan Anak, Dinas P3AP2KB Pesawaran Gelar Peningkatan Kapasitas 35 Kader PATBM Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Aksi Heroik Prajurit Jawara Brigif 4 Marinir/Bs, Selamatkan Seorang Anak Saat Kebakaran KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:23 WIB

49 Prajurit Yonif 9 Marinir Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Berita Terbaru