FMPB Minta Kepastian Hukum Kasus Penyebaran Konten Fitnah

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan LSM yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) mendatangi Mapolres Pesawaran, Senin (15/9/2025). Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan perkembangan laporan masyarakat terhadap seorang bernama Zahrial, yang diduga menyebarkan tangkapan layar (screenshot) berita bohong (hoax) dan konten tidak senonoh mengenai Nanda Indira pada masa kampanye Pilkada beberapa waktu lalu.

Ketua Umum FMPB, Mursalin MS, menegaskan bahwa tindakan Zahrial dinilai telah melampaui batas kewajaran.

“Tindakan terlapor sudah di luar batas dan harus ditindak karena telah menyebabkan kesenjangan di tengah masyarakat. Sudah tahu itu kalimatnya fitnah dan tidak senonoh, kenapa disebarkan ke WhatsApp? Waktu itu kita masih dalam situasi pilkada, jadi bisa memecah belah masyarakat,” tegas Mursalin.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh ulah satu orang tersebut, seraya menyebutkan bahwa Zahrial kerap bermasalah dengan warga lainnya di Kabupaten Pesawaran.

Sementara itu, Ketua Harian FMPB, Sumarah, menyatakan bahwa kehadiran mereka juga sebagai bentuk dukungan agar Polres dapat bekerja secara maksimal.

“Alhamdulillah, keterangan dari Polres per hari ini mereka telah menggelar perkara terkait kasus ini. Ini kabar baik bagi kita semua. Tidak ada tempat bagi pemecah belah di Pesawaran,” ujarnya.

FMPB menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Pesawaran dan meyakini institusi tersebut akan bekerja secara profesional.

“Kita percayakan kepada Polres, dan kita dukung agar Polres Pesawaran dapat membuka kasus ini terang benderang,” pungkas Sumarah. (*)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru