Khutbah Jumat di Islamic Centre Pesawaran, Ustad Seftri Ajak Jemaah Raih Kemerdekaan Jiwa Yang Hakiki

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Khutbah Jumat pada tanggal 22 Agustus 2025 di Masjid Agung Islamic Centre Pesawaran disampaikan dengan penuh khidmat oleh Ustad Seftri Yuanda. Mengangkat tema “Makna Kemerdekaan”, Ustad Seftri mengajak jemaat untuk merefleksikan makna kemerdekaan yang hakiki, yang tidak hanya sekadar terbebas dari penjajah fisik, tetapi juga dari segala bentuk penjajahan hati dan jiwa.

Dalam khutbahnya yang disampaikan di hadapan jemaah Masjid Agung Islamic Centre Pesawaran, Ustad Seftri Yuanda menyampaikan bahwa Masyarakat baru saja merayakan Kemerdekaan HUT RI yang Ke-80, “Secara fisik kita sudah merdeka, namun secara jiwa, apabila kita masih terpengaruh oleh 3 hal ini, berarti kita belum merdeka seutuhnya”.

Tiga penghalang kemerdekaan jiwa tersebut adalah:

Pertama, Tidak Terpengaruh oleh Orang Lain. Dijelaskan bahwa kemerdekaan sejati dimulai ketika seseorang memiliki keteguhan prinsip, tidak mudah terombang-ambing oleh pujian atau celaan manusia, dan hanya mengharapkan validasi dari Allah SWT semata.

Kedua, Tidak Diperbudak oleh Harta. Poin ini mendapatkan penekanan khusus. Ustad Seftri memaparkan betapa banyak manusia yang terjebak dalam jerat cinta dunia, dimana harta justru menjadi majikan yang kejam. Jiwa yang merdeka adalah jiwa yang mampu menjadikan harta sebagai alat beribadah, bukan sebagai tujuan akhir.

Ketiga, Tidak Diperbudak oleh Nafsu. Ditegaskan bahwa nafsu yang tidak terkendali adalah penjara yang membelenggu jiwa. Kemerdekaan sejati adalah kemampuan untuk menundukkan nafsu amarah, keserakahan, dan syahwat di bawah kendali iman dan taqwa.

Untuk menguatkan poin tentang bahaya perbudakan harta, Ustad Seftri menyitir sebuah hadits yang sangat relevan:

“Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, dan celakalah hamba khamishah (pakaian mewah). Jika diberi, dia ridha; tetapi jika tidak diberi, dia murka. Celaka dan terlaknatlah dia!” (HR. Bukhari).

Melalui hadits ini, beliau mengingatkan bahwa kecelakaan akan menimpa orang yang menjadikan harta sebagai tuannya, dimana perasaan ridha dan murkanya bergantung pada dapat atau tidaknya dunia.

Ustad Seftri kemudian menyimpulkan bahwa “Makna merdeka sesungguhnya adalah keadaan di mana hati seorang hamba benar-benar bebas dari ketergantungan dan perbudakan terhadap selain Allah, baik itu manusia, harta, maupun nafsunya sendiri,” tutupnya.

Khutbah yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi jemaah untuk senantiasa membersihkan hati dan berjuang mencapai kemerdekaan spiritual yang hakiki.

Ustad Seftri Yuanda adalah Ketua PD Ikadi    (Pengurus Daerah Ikatan Da’i Indonesia) Kabupaten Pesawaran yang aktif menyampaikan ajaran Islam dengan gaya yang tegas namun menyentuh hati. (Re)

Berita Terkait

Gali Informasi dari Guru, Kepala MTsN 2 Pesawaran Perkuat Komunikasi dan Mutu Pendidikan
Dua Siswa SD IT Asmaul Husna Kedondong Harumkan Nama Sekolah, Raih Juara di PANGKORMAR CUP RI 2026
Tingkatkan Perlindungan Anak, Dinas P3AP2KB Pesawaran Gelar Peningkatan Kapasitas 35 Kader PATBM Desa
Aksi Heroik Prajurit Jawara Brigif 4 Marinir/Bs, Selamatkan Seorang Anak Saat Kebakaran KMP Batumandi
49 Prajurit Yonif 9 Marinir Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
MTsN 2 Pesawaran Peringati Hari Santri Nasional 2026 dengan Khidmat dan Penuh Makna
KUPT Puskesmas Kedondong Hadiri Musdes Desa Harapan Jaya dalam Pembahasan dan Penetapan RKPDes Tahun Anggaran 2027
Estafet Kepemimpinan Polda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani Tekankan Soliditas, Integritas dan Pelayanan Humanis

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:21 WIB

Gali Informasi dari Guru, Kepala MTsN 2 Pesawaran Perkuat Komunikasi dan Mutu Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 05:56 WIB

Dua Siswa SD IT Asmaul Husna Kedondong Harumkan Nama Sekolah, Raih Juara di PANGKORMAR CUP RI 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Tingkatkan Perlindungan Anak, Dinas P3AP2KB Pesawaran Gelar Peningkatan Kapasitas 35 Kader PATBM Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Aksi Heroik Prajurit Jawara Brigif 4 Marinir/Bs, Selamatkan Seorang Anak Saat Kebakaran KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:23 WIB

49 Prajurit Yonif 9 Marinir Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Berita Terbaru