Hadiri Pengajian, Nanda Indira Sebut Momentum Yang Tepat Untuk Meningkatkan Ukhuwah Islamiah

- Jurnalis

Sabtu, 9 November 2024 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Majelis Taklim seperti pengajian merupakan sarana efektif untuk lebih mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Hal itu disampaikan Calon Bupati Kabupaten Pesawaran nomor urut 2 Nanda Indira, saat menghadiri undangan acara pengajian yang digelar oleh DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pesawaran, di kediaman Ketua DPC PKB Desa Gedung Gumanti Kecamatan Tegineneng kabupaten setempat, Jumat 8 November 2024.

Cabup Pesawaran Nanda Indira mengatakan bahwa, pengajian ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk mempererat ukhuwah Islamiah, karena dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta perasaan saling memiliki yang pada muaranya akan saling menopang guna mencapai kesejahteraan bersama.

Baca Juga :  Zel Gusrial Rais, S.Pd Kades Termuda di Pilkades Serentak Pesawaran

“Selain itu, melalui pengajian ini diharapkan dapat memperlancar komunikasi dalam sebuah kerangka silaturrahmi yang semakin erat antara berbagai komponen dan potensi umat Islam,” kata Nanda.

“Oleh karena itu, melalui pengajian ini marilah kita bersama-sama berdoa, agar Kabupaten Pesawaran menjadi lebih maju dan sejahtera, dapat senantiasa tumbuh dan berkembang menjadi daerah yang nyaman bagi setiap warganya, daerah yang membanggakan bagi kita semua, dan Kabupaten Pesawaran yang Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur,” timpalnya.

Menurutnya, do’a itu, tentunya harus pula diiringi dengan komitmen dan semangat kita untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Pesawaran, sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Baca Juga :  Kadis Perindag Tegaskan Tanah Pasar Kedondong Milik Pemda Pesawaran 

Dirinya menjelaskan, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor 2 Nanda Indira -Antonius Muhammad Ali berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan merata di Kabupaten Pesawaran.

“Hal tersebut kami tuangkan dalam Visi dan Misi kami, yaitu PESAWARAN “CAKEP”, terwujudnya
Pesawaran yang (Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, Produktif,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk mewujudkan Visi, Misi tersebut, serta untuk membangun Kabupaten Pesawaran lebih maju, tentunya dibutuhkan dukungan dari semua pihak.

“Untuk itu, sebagai Calon Bupati, dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran, kami mohon do’a dan dukungan dari hadirin sekalian agar saya dan Bapak Anton bisa memimpin serta mewujudkan Kabupaten Pesawaran CAKEP,” pungkasnya. (Rilis)

Berita Terkait

Siap Jadi Alumni Berkualitas, MA Mathlaul Anwar Kedondong Bekali Siswa dengan Hukum dan Etika Medsos
Ketua DPRD & KONI Pesawaran Gandeng Dunia Usaha, Siapkan Atlet Juara Porprov
Hadapi Tantangan Zaman, DPRD Lampung Mustika Bahrum Ingatkan Pancasila sebagai Perekat Persatuan
42 Tim Ramaikan Way Khilau Cup I, Ajang Silaturahmi dan Pencarian Bibit Berprestasi
Prof. Hamzah Soroti Vonis Ringan Heri Iswahyudi: Jauh dari Tuntutan, Dekat dengan Kontroversi
Pemkab Pesawaran dan KONI Perkuat Sinergi, Fokus pada Pembinaan Atlet Porprov 2026
Plt. Kadis Pendidikan Tuba Buka Pembekalan Guru ABK dan Edukasi P4GN
Andika Ketua LSM Fortuba Datangi Kantor Kejari Tanyakan Laporan Dugaan Tipikor di SPBU BUMD Tuba
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 16:00 WIB

Siap Jadi Alumni Berkualitas, MA Mathlaul Anwar Kedondong Bekali Siswa dengan Hukum dan Etika Medsos

Jumat, 28 November 2025 - 14:23 WIB

Ketua DPRD & KONI Pesawaran Gandeng Dunia Usaha, Siapkan Atlet Juara Porprov

Sabtu, 22 November 2025 - 13:09 WIB

Hadapi Tantangan Zaman, DPRD Lampung Mustika Bahrum Ingatkan Pancasila sebagai Perekat Persatuan

Jumat, 21 November 2025 - 16:08 WIB

42 Tim Ramaikan Way Khilau Cup I, Ajang Silaturahmi dan Pencarian Bibit Berprestasi

Jumat, 21 November 2025 - 15:19 WIB

Prof. Hamzah Soroti Vonis Ringan Heri Iswahyudi: Jauh dari Tuntutan, Dekat dengan Kontroversi

Berita Terbaru