Merasa Dirugikan, Tri Indah Berikan Penjelasan Dirinya Hanya Berikan Edukasi Kepada Pelaku UMKM

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Koordinator Ruang UMKM Provinsi Lampung Tri Indah yang menjadi narasumber pada pelatihan UMKM di Gedung Koperasi Desa Way Urang Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Minggu (29/9/2024) lalu, merasa dirugikan dengan beredarnya berita yang dirasa membenturkan Ruang UMKM dan pelaku UMKM dengan Pembina UMKM Pesawaran Nanda Indira.

Menurutnya, acara yang digelar merupakan program Ruang UMKM kepada pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Pesawaran agar mendapatkan edukasi tentang pentingnya kualitas dan perizinan produk yang akan disalurkan.

“Saya juga kaget, kok beredar berita seolah-olah saya menyalahkan Ibu Nanda Indira tentang UMKM Pesawaran, pada kenyataannya saya menjabarkan permasalahan UMKM secara umum bahwa pelaku usaha belum maksimal memanfaatkan program dari pemerintah terkait regulasi, jadi hadirnya kami untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan fasilitas tersebut,” kata Indah melalui sambungan telepon, Senin (30/9/2024).

Menurutnya, program dari Pemkab Pesawaran sudah sangat maksimal, hanya saja tidak semua pelaku UMKM faham regulasinya sehingga pihaknya akan melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM mendapatkan apa yang disediakan pemerintah.

“Pemkab Pesawaran sudah sangat maksimal, hadirnya kami untuk memfasilitasi mereka mendapatkan kemudahan fasilitas yang diberikan Pemkab Pesawaran,” ujarnya.

Tri menuturkan, dirinya telah meminta pewarta untuk meluruskan berita yang berkembang agar tidak menjadi salah faham.

“Kok kami seperti dibenturkan dengan pembina kami sendiri, kami independen dan tidak ada sangkut pautnya dengan politik, hadirnya kami untuk pelaku UMKM, kita ada kok dokumentasinya semua, saya sudah hubungi wartawan untuk mengklarifikasi berita yang berkembang,” kata dia.

“Bahkan kami tidak bisa memberikan uang bensin kepada kawan-kawan media kemarin, karena kami ini aktivis UMKM, dan kegiatan ini murni kegiatan perjuangan UMKM, tidak ada anggaran, kalau mau memajukan UMKM ayo kita bersama-sama,” timpalnya.

Ia berharap kehadiran Ruang UMKM ditengah pelaku usaha mampu membantu memajukan UMKM yang ada di Provinsi Lampung secara umum.

“Ya, kami akan melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM untuk dapat bersinergi dengan program Pemkab Pesawaran yang kita semua tahu memiliki program berjenjang sehingga dari tahun ke tahun jumlah UMKM Pesawaran meningkat” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan UMKM yang diikuti oleh 100 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM, sehingga memiliki ide-ide kreatif untuk mengembangkan usahanya, sehingga memiliki daya saing. (Rilis)

Berita Terkait

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 16:57 WIB

Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap

Berita Terbaru