Upaya Menurunkan Angka Stunting, Pemkab Pesawaran Ajak Semua Pihak Melakukan Tindakan Kongkrit dan Komprehensif

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2024 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran terus berupaya menurunkan angka stunting dengan melakukan rembuk stunting di Gedung Serba Guna (GSG) Mahan Agung Komplek Rumah Dinas Bupati di Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataan, kabupaten setempat, Kamis 12 September 2024.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pesawaran Sunyoto mengatakan, dalam rangka mengawal penurunan stunting pemerintah melakukan intervensi terhadap peran multisektor yang tergabung pada tim percepatan penurunan stunting.

“Seluruh OPD dapat bersinergi, bersatu padu dan masif dalam melakukan kegiatan sesuai dengan porsinya untuk bagaimana caranya menurunkan angka Stunting hingga terkecil,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pesawaran Nanda Indira mengatakan, kedepan targetnya ada di angka minimal satu digit di tahun 2025.

“Target tersebut tidak akan tercapai manakala seluruh pihak tidak bersatu, untuk itu semua pihak harus melakukan tindakan kongkrit dan komprehensif sesuai dengan poksi masing-masing sehingga capaian yang kita kejar lebih mudah teratasi, ya berkisar di angka 7 sampai 8 persen lah,” kata Nanda.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa dari apa yang dikemukakan oleh Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) serta Kelompok kerja (Pokja) Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pesawaran merupakan langkah kongkrit yang telah dilakukan.

“Dinas kesehatan, melalui bidan desa dan perawat homecare telah melakukan kegiatan yang rutin guna menangani dan mencegah stunting. DP3AP2KB juga bekerja, PMD pun membantu sesuai dengan porsinya ditambah lagi dari Pokja serta elemen masyarakat lain guna menurunkan angka Stunting tersebut,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, data soal stunting yang dikemukakan pada rembuk stunting merupakan data riil dan telah sesuai dengan apa yang di lapangan. Bahkan, Nanda mengaku sering turun langsung ke desa-desa untuk melakukan evaluasi dan pembinaan sehingga manakala ada kendala dapat lebih cepat diberikan solusi.

“Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) tahun 2023 mencacat Kabupaten Pesawaran telah berhasil menurunkan Prevelensi Stunting menjadi 10,0 persen. Artinya ada perubahan signifikan dari sebelumnya, dan survei ini dilakukan oleh pemerintah pusat secara nasional dengan independen,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, penurunan angka tersebut berkat kerja keras seluruh stakeholder terkait yang dilakukan dengan baik. Mulai dari penanganan pada pengantin baru, ibu dengan usia produktif, keluarga, dan penanganan pada bayi usia dibawah lima tahun.

“Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga sebelumnya berhasil menurunkan pravelensi stunting tahun 2023 sebanyak 15,1 persen dari angka pravelensi stunting tahun 2022 sebesar 25,1 persen. Ini akan kita tekan terus dengan mengoptimalkan peran pihak terkait, sehingga capaian 7 atau 8 persen dapat terpenuhi,” ungkapnya.

Menurutnya, peran penting seluruh pihak bahkan media massa dalam rangka menekan atau mempercepat penurunan stunting di Bumi Andan Jejama sangatlah dibutuhkan.

“Kedepan saya minta partisipasi peran aktif media massa agar dapat membantu mempublikasi apa saja yang telah dan tengah dilakukan sehingga masyarakat dapat mengetahui secara utuh dan bertanggungjawab. Ini penting juga untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, sehingga kendala yang dialami bisa terurai melalui informasi yang disampaikan,” pungkasnya. (Rilis)

Berita Terkait

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah
MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan
Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah
Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat
Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau
Kuasa Hukum Sapri Angkat Bicara Terkait Tuduhan serobot Tanah Oleh Petrus ‎
Kampung Mekar jaya adakan acara Maulid Nabi Sekaligus Rayakan HUT Ke- 17 Tahun 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan

Jumat, 11 September 2026 - 09:02 WIB

Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah

Selasa, 8 September 2026 - 11:37 WIB

Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat

Minggu, 6 September 2026 - 20:06 WIB

Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau

Berita Terbaru