Mengulik Sejarah Julukan “Sang Putra Fajar” M.Alzier Dianis Thabranie

- Jurnalis

Senin, 14 Maret 2022 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Gelar “Sang Putra Fajar” adalah suatu gelar yang di berikan para Punyimbang Adat se-Makhga Way Lima kepada tokoh Lampung yang sangat menginspirasi dan juga sosok pencetus bermekar nya Kabupaten Pesawaran “bumi Andan Jejama” sebagai ketua umum PPPKP (Panitia Persiapan Pemekaran Kabupaten Pesawaran) sosok itu ialah M. Alzier Dianis Thabranie

Salah satu Punyimbang Adat Lampung Saibatin Lamban Balak Matakh Agung akan Risodar Gelar Pengumbakhan Mengungkapkan, Pada tahun 2004 setelah Bung Alzier ditetapkan oleh para dewan perwakilan rakyat sebagai gubernur terpilih pada saat itu namun tidak dilantik, maka kumpulah para tokoh tokoh adat Punyimbang Adat se-Makhga Way Lima yang terdiri dari 3 kabupaten yaitu kabupaten pesawaran, Pringsewu dan kabupaten Tanggamus

“Saat itu timbullah gagasan yang dihadiri lebih dari 100 orang Punyimbang Adat se-Makhga Way Lima dan sepakat memberi julukan M.Alzier dianis Thabranie sebagai SANG PUTRA FAJAR,” ungkap Risodar dikediamannya ,Minggu (13/3/2022).

Menurut Akan Risodar, beliau mengatakan bahwa M. Alzier lah yang sangat pantas dan layak diberikan julukan tersebut karena dia salah satu tokoh yang bisa dimunculkan di Provinsi Lampung.

“Alzier Tokoh Lampung yang Inspiratif bahkan di tataran Nasional dengan Bukti dia (Alzier) terpilih menjadi gubernur pada saat itu,” pungkasnya. (TIM)

Berita Terkait

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Berita Terbaru