24 KPM Masyarakat Kampung Gedung Aji Terima BLT DD Tahap Ketiga

- Jurnalis

Rabu, 5 Mei 2021 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG(SB)- Pemerintah Kampung Gedung Aji,Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulang Bawang, melalui Juru tulis kampung Adi Febriansyah juga ikut ambil bagian dalam menindaklanjuti upaya pemerintah dalam menangani dampak pandemi Covid-19, Rabu (05/05/2021).

Kali ini, pada penyaluran BLT DD Tahap II di Kampung Gedung Aji, Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulang bawang, penerima sebanyak 24 KPM, 300 ribu/ bulan kegiatan tersebut mendapat pengawalan ketat dari Aparatur kampung Gedung Aji.

Hal tersebut di maksudkan agar penyaluran berjalan dengan lancar, aman dan tepat sasaran, penyaluran BLT-DD tahap ketiga ini dibagikan secara Door to door, keluarga penerima manfaat cukup menunggu di rumah.

“Kami selaku Pemerintahan Kampung yang Diwakili oleh juru tulis Kampung Gedung Aji, Adi Febriansyah mengharapkan , kepada warga penerima bantuan agar betul-betul mempergunakan uang tersebut sebagaimana peruntukannya, selain itu dengan diterimanya bantuan tersebut pemerintah mengharapkan agar warga tidak mengalami kesulitan hidup/ekonomi dalam menghadapi pandemi Covid-19,” jelasnya.

Selain itu dirinya juga mengharapkan kepada warga agar meningkatkan kesadaran dengan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagaimana protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Seperti tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak, jaga jarak aman, selalu gunakan masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, selain itu dengan diterimanya bantuan tersebut pemerintah mengharapkan agar warga tidak mengalami kesulitan hidup/ekonomi dalam situasi pandemi saat ini,” harap Adi Febriansyah.

Adi Febriansyah, mengatakan bahwa setelah melakukan penelusuran di lapangan, warga yang terdaftar sebagai penerima BLT Dana Desa ini adalah warga yang sebelumnya tidak menerima bantuan dari pemerintah seperti PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). “Sehingga memang mereka layak menerima,” imbuhnya.

Hadir di pelaksanaan pembagian BLT -DD tahap ketiga dibulan Mei untuk bulan Maret 2021 PD, PLD, BPK dan Aparatur Kampung. (Lim)

Berita Terkait

Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau
MTsN 2 Pesawaran Gelar Tes Akademik Calon Siswa Baru, Kepala Madrasah: “Kami Ingin Menjaring Generasi Unggul dan Berprestasi”
MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”
Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi
Gila! Ayah dan Kakek di Kedondong Perkosa Darah daging Sendiri sampai Hamil Tua, Warga Geram Pelaku Tak Juga Ditangkap
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:47 WIB

Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan

Rabu, 15 April 2026 - 19:39 WIB

Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Rabu, 15 April 2026 - 19:37 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau

Selasa, 14 April 2026 - 14:44 WIB

MTsN 2 Pesawaran Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Juknis BOS/BOP 2026 dan Monitoring Dana 2025, Saripudin: “Kami Siap Wujudkan Pengelolaan Dana yang Transparan dan Akuntabel”

Jumat, 10 April 2026 - 14:19 WIB

Disorot! Bengkel Las Mesin Bor di Menggala Timur Raup Ratusan Juta, Diduga Belum Kantongi Izin Resmi

Berita Terbaru