Warga Sukamenanti Kesulitan Dapatkan Air Bersih

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2019 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG,SB – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung memberikan air bersih kepada warga RT 04 dan 05, Sukamenanti, Kedaton Bandarlampung.

Pada pembagian tersebut ratusan warga yang membutuhkan air bersih langsung menyerbu mobil pengangkut dengan membawa jerigen,ember dan bak penampungan.

Camat Kedaton Febriana mengucapkan Terimakasih kepada tim Aksi Cepat Tanggap yang telah memberikan bantuan air bersih kepada warga Sukamenanti.

“Kebutuhan air bersih untuk wilayah seluas 35,64 hektar dan berpenduduk 3.654 jiwa sangatlah besar. Saat ini sumur bor menjadi penopang dalam mencukupi kebutuhan air, namun tidak semua warga mampu membangunya,” kata dia.

Selain kendala medan berbatu, mayoritas warga yang merupakan buruh tak mampu membangun sumur bor.

“Disini mata pencaharian penduduk sebagian besar buruh, Kalau untuk kekurangan air bersih sudah cukup lama, belum semua warga punya sumur bor, masih banyak yang menumpang. Kondisi air sumur bor juga masih sedikit keruh. Untuk masak dan minum harus beli air,” ucapnya.

Kekurangan air bersih didaerah Sukamenanti sudah dirasakan warga selama kurang lebih lima tahun.

Menurutnya aktivitas pengerukan bukit sedikit mempengaruhi pasokan air namun masyarakat tidak bisa berbuat banyak karena memang ada pihak yang mencari nafkah dari aktivitas tersebut. Beruntungnya saat ini pengerukan bukit masih didominasi sistem manual.

“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada ACT yang membantu air bersih, akhirnya selain dari pemerintah ada pihak yang peduli membantu. Meskipun ada juga swadaya untuk membuat sumur bor,” ucapnya.

Branch Manager ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni mengatakan droping air bersih merupakan bentuk respon ACT atas potensi kekeringan yang diprediksi terjadi di beberapa wilayah di Lampung.

Dengan adanya pembagian air bersih ini diharapkan masyarakat Sukamenanti bisa lebih berhemat dan penghasilanya untuk mencukupi kebutuhan yang lain.

“Kami akan droping air bersih di 7 titik termasuk Panjang Selatan, Panjang Utara, Kedaton, Tanjung Karang Pusat dan Kedamaian. Harapanya masyarakat Lampung bisa ikut andil untuk kelangsungan program ini dengan mendonasikan sebagian rejekinya melalui ACT Lampung,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:06 WIB

Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Berita Terbaru