Sekitar 120 Warga Rela Antri Semalaman Untuk Pencairan BLT Di Bank BRI Kedondong

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2020 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Udara yang dingin menusuk tak menghalangi niat seratus dua puluh orang ini untuk mendapatkan nomor antrian pengambilan BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa). Sejak malam hari, mereka sudah berbaris rapi duduk di kursi menunggu Bank BRI Kedondong buka. Semuanya rela antri karena khawatir tidak mendapatkan nomor antrian.

Meski Bank BRI Cabang Kedondong baru akan dibuka pada pukul 8 pagi, namun sejak Pukul 20.00 WIB, sekitar 120 orang sudah berbaris duduk di kursi antrian. Mereka sama-sama menunggu Bank dibuka hingga pagi harinya.

Menurut Hendri (46) Warga Desa Tanjung Kerta Kecamatan Way Khilau, dirinya dan yang lainnya rela tidak tidur semalaman hanya untuk mendapatkan nomor antrian, Jum’at (03/06/2020). Sekitar Pukul 01.00 Wib.

“Saya sudah antri dari Pukul 20.00 WIB (Pukul 08.00 malam) sampai pagi hari hingga Bank BRI di buka, soalnya kalo tidak ditungguin tidak dapat nomor antrian,” ucapnya.

Hendri juga mengatakan karena sangat membutuhkan uang dari BLT DD untuk keperluan sehari-hari sehingga rela tidak tidur semalaman agar mendapatkan nomor antrian.

“Semua karena kebutuhan makanya saya rela tidak tidur semalaman untuk mendapatkan nomor antrian pengambilan BLT DD, karena dari pihak Bank BRI hanya menyediakan 120 nomor antrian setiap harinya,” terangnya.

Ditempat yang berbeda, Desmi Saputra Ketua LSM LIRA Kecamatan Kedondong sangat menyangkan hal tersebut, menurutnya antrian sampai masyarakat tidak tidur semalaman sangat bertentangan dengan tujuan pemerintah, seharusnya pembagian BLT dengan jaringan perbankan bertujuan untuk mempermudah masyarakat.

“Saya sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat sangat menyayangkan hal tersebut, Pembagian BLT dengan jaringan perbankan bertujuan untuk mempermudah masyarakat di tengah pandemi Covid-19 sehingga tidak ada antrian dalam penarikannya,” ucapnya.

Desmi pun mengatakan, disaat antri masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

“Meskipun sudah ada himbauan dari pihak kepolisian untuk mematuhi protokol kesehatan, namun masih ada beberapa yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak saat mengantri,” ungkap Desmi.

Desmi berharap agar pihak Bank BRI Kedondong dapat menambah loket untuk pencarian BLT, sehingga antrian seperti ini dapat dihindari.

“Saya berharap kepada pihak Bank BRI Kedondong agar menambah fasilitas loket pengambilan, untuk menghindari antrian sampai masyarakat tidak tidur semalaman hanya untuk mendapatkan nomor antrian,” harapnya. (Suprihadi)

Berita Terkait

Srikandi Dermawan Salurkan 165 Box Nasi Berkah, Semangati Santri di Empat Pondok Pesawaran
Pemerintah Desa Muara Jaya Lanjutkan Peningkatan Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur
Alfan Rois Tegaskan Dukungan Pada Polri, Posisi Polri Tak Boleh Multi Tafsir
Suara Pemuda Pesawaran: KNPI Serukan Dukungan Penuh, Polri Harus Tetap Dibawah Komando Presiden
Ketua KWRI Pesawaran: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden untuk Stabilitas dan Netralitas
Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi
Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP
Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:18 WIB

Srikandi Dermawan Salurkan 165 Box Nasi Berkah, Semangati Santri di Empat Pondok Pesawaran

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:58 WIB

Pemerintah Desa Muara Jaya Lanjutkan Peningkatan Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:24 WIB

Alfan Rois Tegaskan Dukungan Pada Polri, Posisi Polri Tak Boleh Multi Tafsir

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:37 WIB

Ketua KWRI Pesawaran: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden untuk Stabilitas dan Netralitas

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:36 WIB

Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi

Berita Terbaru