Rekrutmen TFL Disperkim Disinyalir ‘Kocok Bekam’, Kadis Perkim Bungkam

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIANDA(SB) – Rekrutmen Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2025 pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Lampung Selatan, disinyalir tidak transparan. Bahkan, terkesan senyap tanpa adanya pemberitahuan atau informasi kepada masyarakat.

Dugaan ‘kocok bekam’ dalam rekrutmen TFL RTLH pada Disperkim ini terendus oleh Ketua Umum Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat Gema Masyarakat Lampung (LPKSM GML) Saefun Naim. Dia meminta, pihak terkait yang bertanggung jawab bisa segera menuntaskan persoalan tersebut.

“Kami menduga adanya tindakan yang menyalahi aturan dalam rekrutmen TFL pada di Disperkim Lamsel. Terkesan kocok bekam karena tidak ada kabar berita,” kata Saefun Naim kepada media ini, Kamis (20/3/2025).

Semestinya, lanjut dia, dalam hal ini Disperkim Lamsel lebih terbuka kepada publik. Sehingga, bisa menghasilkam TFL yang profesional dan akuntabel. Kalau begini kita bisa berasumsi ada kepentingan mereka diatas kepentingan rakyat.

“Kalau seperti ini kan kesannya ada permainan. Seharusnya di publikasikan tapi pada kenyataannya kocok bekam yang diduga Kabid Bidang Perumahan, M. Rusli juga bisa saja terlibat sebab Menurut juknis harusnya rekrutmen dilakukan secara terbuka seperti yang sudah-sudah,” pungkasnya.

Namun sayangnya, Kepala Disperkim Lamsel, Aflah Effendi bungkam saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. Meskipun sedang online, yang bersangkutan tidak menjawab pesan whatsapp yang terkirim. (red)

Berita Terkait

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat
Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI
Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”
Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum
Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar
Diusir Saat Bertugas, Staf RS Bob Bazar Kalianda Tolak Jawab Hasil Visum Kasus Pencabulan Anak Oleh Wartawan
Kunjungan Operational Strategic Advisory PTPN III (Persero) ke PTPN IV Regional VII, Perkuat Strategi Peningkatan Produksi dan Pengamanan Aset
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Generasi Sehat, PTPN IV PalmCo Jalankan Program Nutrisi di Riau

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Senin, 20 April 2026 - 08:16 WIB

Ketut Suwendra Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Gemar makan ikan Di Kampung UGI

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Tak Terima Disebut “Oknum”, Dokter RSUD Bob Bazar Undang Media, Wartawan Tolak: “Fokus pada Visum Korban, Bukan Cari Pembenaran”

Sabtu, 18 April 2026 - 18:41 WIB

Klarifikasi Melenceng dari RS Bob Bazar: Keluarga dan Wartawan Hanya Tanya Status Visum, Dibalas Tudingan Ingin Mengambil Hasil Visum

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

Usir Wartawan yang Tanyakan Visum Pasien, Komisi IV DPRD Lamsel Akan Panggil Pegawai RS Bob Bazar

Berita Terbaru