Permasalahan Unaiyah Warga Desa Suka Maju dan Bidan Eliza Berakhir Damai

- Jurnalis

Senin, 14 November 2022 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PESAWARAN(SB) – Ramainya pemberitaan terkait dugaan kelalaian yang dilakukan oleh Oknum Bidan Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran, berakhir damai. Pihak keluarga pasangan Yusri dan Unaiyah berdamai dengan bidan Puskesmas Kedondong.

Kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan mengakui kalau kejadian itu hanya kesalahpahaman saja.

Menurut suami Unaiyah(46), Yusri(52) menjelaskan dari awal Istrinya memang hendak melahirkan dirumah sakit, namun mampir ke Tempat Praktek Mandiri Bidan Eliza untuk mengambil surat rujukan

“Istri saya memang mau melahirkan di Rumah Sakit, niatnya mau di Cesar karena jauh dari sebelumnya sudah direncanakan lahiran di rumah sakit dan mengingat selain faktor dari usia juga memang keadaan istri saya sering sakit-sakitan, dan saat itu hanya mampir ke Klinik Bidan Eliza untuk mengambil surat rujukan untuk menuju kerumah sakit,” terangnya kepada awak media dikediamannya, Minggu(13/11/2022).

Bidan Eliza telah lama megobati warga setempat dan baru kali ini terjadi hal seperti itu.

Pihak Keluarga Yusri dan Unaiyah sudah sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Meskipun beberapa hari yang lalu sempat ramai pemberitaan.

“Iya pak, namanya juga musibah, berbeda dengan yang telah kita rencanakan, kita tidak ada yang tahu bakal seprti ini, semua kuasa Allah SWT”, timpal Unaiyah saat menerima kunjungan dari pihak Puskesmas Kedondong

Ditempat yang sama, Zairozi, S.Kep Kepala TU Puskesmas Kedondong Mewakili Bidan Eliza menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini kepada keluarga Yusri dan Unaiyah,

“Saya atas nama Puskesmas Kedondong dan mewakili Bidan Eliza mengucapkan permohonan maaf atas kejadian ini, mudah-mudahan menjadi pelajaran dan kemudian hari tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini, karena manusia tidak lepas dari lalai dan hilaf dan dalam hal pelayanan akan dimaksimalkan lagi,” Ucap Zairozi dihadapan Keluarga Yusri dan Unyaiyah

Hal Senada juga diungkapkan oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting Kedondong, Yuli Artika, S.St Menyampaikan permohonan maaf dan semoga ini menjadi pelajaran kedepannya

“Saya atas nama Ketua IBI Ranting Kedondong menyampaikan permohonan maaf, dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” Ungkapnya. (Daeng)

Berita Terkait

Jamhari Pimpin DPC KWRI Pringsewu, Tegaskan Komitmen Jurnalisme Profesional dan Independen
Muklas Ali Wahyudi Sekretaris DPD PAN Tuba Peduli Pasien Kanker diKampung Dente Makmur
MIN 1 Pesawaran Gelar Kajian Fikih, Bahas Haid dari Sisi Kesehatan dan Agama
230 CJH Tuba Ikuti Bimbingan Manasik Haji Reguler 1447 H / 2026 Masehi
Pemerintah kecamatan Menggala Timur gelar donor darah bersama PMI Kabupaten Tuba
Masyarakat Adat Way Lima Dirikan Posko Perjuangan, Beri Ultimatum 60 Hari untuk Penyelesaian Sengketa Tanah dengan PTPN
MTsN 2 Pesawaran Gelar Jumat Barokah dan Songsong Ramadhan, Tekankan Empat Pilar Kebajikan
SPPG Suka Maju Gelar Korve Mingguan, Wujudkan “SPPG untuk Indonesia ASRI” Jawab Seruan Presiden

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:12 WIB

Jamhari Pimpin DPC KWRI Pringsewu, Tegaskan Komitmen Jurnalisme Profesional dan Independen

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:56 WIB

Muklas Ali Wahyudi Sekretaris DPD PAN Tuba Peduli Pasien Kanker diKampung Dente Makmur

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:31 WIB

MIN 1 Pesawaran Gelar Kajian Fikih, Bahas Haid dari Sisi Kesehatan dan Agama

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:18 WIB

230 CJH Tuba Ikuti Bimbingan Manasik Haji Reguler 1447 H / 2026 Masehi

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pemerintah kecamatan Menggala Timur gelar donor darah bersama PMI Kabupaten Tuba

Berita Terbaru