Perekrutan Aparat Desa Dibaturaja Diduga Sarat KKN, Warga Lapor Kecamat

PESAWARAN(SB) – Merasa tidak puas dengan pengangkatan aparatur desa yang baru oleh Kepala Desa, perwakilan masyarakat baturaja mendatangi kantor camat waylima, Selasa (21/01/2020).

Mereka merasa keberat karna dinilai pengangkatan aparatur desa yang baru oleh Amrullah Kepala Desa setempat seperti Kasi, Kaur dan Sekretaris Desa berbau Nepotisme dan seolah – olah membuat kerajaan kecil.

Selain itu juga proses pengrekrutan dan pengangkatan aparatur desa yang baru tidak diumumkan pada masyarakat dan tidak melalui mekanisme yang sudah diatur dalam Perarturan daerah Kabupaten Pesawaran.

Heri(63) warga dusun II RT 02/04 Desa Baturaja mengatakan, Semua aparatur desa yang duduk kasi, kaur dan sekretaris desa adalah keluarga besar dari Kepala Desa dan Istri kepala desa yaitu kesemuanya itu adik kandung dan sepupu.

“Kami merasa keberatan karna yang di jadikan aparatur desa dari Kasi, Kaur, Kadus serta Sekretaris Desa adalah keluarga besar Amrullah semua, Masak desa ini mau dijadikan pemerintahan keluarga, kan masih banyak warga yang lain yang mau jadi aparat desa” tegas Heri.

Hal lain dikatakan oleh Ainal Ikhwan Warga dusun 7 Baturaja ia menganggap
Amrullah sebagai Kepala Desa telah menyalahi aturan dalam penggangkatan aparatur desa.

Sebab, kata Ainal selain tak ada musyawarah juga tak diumumkan pada khalayak ramai yaitu Masyarakat Desa Baturaja khususnya, karena ada beberapa aparatur desa yang tak layak menjadi apatur atau perangkat desa karna hanya berpendidikan SLTP sederajat, dan sudah berumur 60 Tahun.

Sedangkan, lanjut Ainal sudah jelas aturan Perda Kabupaten Pesawaran bahwa persyaratan umum menjadi perangkat desa harus berpendidikan Sekolah Menengah Umum atau sederajat.

“Karna sepengetahuan saya kadus kami dusun 7 hanya berpendidikan SLTP dan umurnya pun sudah 60 Tahun” jelas Ainal.

Hal senada juga disampaikan oleh Beni, Warga Dusun 5 Baturaja mengaku merasa kecewa pada Kades Baturaja yang baru di lantik sebab penerimaan aparatur desa tak di umumkan melalui panitia seleksi penerimaan aparatur desa.

“Saya sangat kecewa mengapa penerimaan aparatur desa baru tidak ada pemberitahuan pada Masyarakat, karna saya berkeinginan juga mau daftar sebagai Aparatur Desa namun tiba-tiba sudah ada aparat yang baru” terang beni.

Sementara itu camat waylima M Syukur S.Ag menanggapi aduan masyarakat Desa Baturaja dan berjanji akan menyelesaikan permasalahan itu dalam waktu dekat ini.

Ia juga meminta maaf kepada masyakat Desa Baturaja karena baru bisa bertemu karena Camat dan seluruh staf masih sibuk dalam rangka monitoring Dana Desa di 16 Desa yang ada di Kecamatan Way Lima.

“Laporan kalian sudah kami terima, mungkin dalam waktu dekat ini kita selesaikan nanti kita panggil melalui perwakilan Desa karena minggu ini Kita mash Sibuk monitoring Desa” kata Syukur.

Syukur juga menjelaskan Kalau penerima Aparatur Baru Desa Baturaja belum mendapat rekomendasi dari pihak kecamatan.

“Sampai saat ini kami belum mengeluarkan rekomendasi untuk penerimaan aparatur desa Yang baru” tutupnya. (Suprihadi)

Related Posts

About The Author

Add Comment

7 views