Kontribusi Komoditas Unggulan Lampung Tingkatkan Perekonomian Nasional

- Jurnalis

Jumat, 4 Agustus 2023 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Lampung mempunyai peran strategis dalam pembangunan ekonomi baik pada tingkat regional maupun nasional. Potret perekonomian Lampung menunjukkan tren positif, bahkan pada Triwulan II tahun 2022, pertumbuhan mencapai 9,12 persen (q-to-q) dan menjadi yang tertinggi se-Indonesia.

Demikian disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat menjadi _Keynote Speaker_ dalam kegiatan _Coffee Morning_ dan Diseminasi Perekonomian Provinsi Lampung, dengan tema “Komoditi Unggul, Pacu Ekonomi Lampung”, di Auditorium Lt.4 Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Lampung, Jumat (04/08/2023).

Gubernur juga memaparkan bahwa pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Lampung triwulan I secara tahunan tumbuh lebih tinggi dari rata-rata Sumatera, dan untuk triwulanan Lampung menjadi satu-satunya provinsi di Sumatera yang menikmati pertumbuhan ekonomi positif, sementara 9 (sembilan) provinsi lainnya mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif.

Menurut Gubernur, Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil komoditi pertanian strategis yang menjadi pendukung ketahanan pangan nasional.

“Provinsi Lampung memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa, mulai dari hasil laut sampai pertanian. Keunikan alam Lampung membuat Provinsi ini memiliki komoditi unggul yang melimpah. Tanahnya yang subur membuat apa saja yang ditanam memiliki kualitas yang baik,” ungkap Gubernur.

Selain pangan, komoditi unggulan Lampung lainnya yaitu sektor perkebunan yang menyumbang nilai ekspor yang tinggi dan secara langsung membantu perekonomian negara. Komoditi unggulan perkebunan Lampung antara lain : kopi robusta, lada hitam, kakao, karet, kelapa dalam, kelapa sawit, dan tebu.

Baca Juga :  Ketua TKD Aliasan,dirinya Optimis Prabowo-Gibran mampu meraup 60% suara di Tuba

Namun demikian menurut Gubernur, sinergi dan konsolidasi segenap pihak, tetap harus dilakukan secara simultan, baik di sektor hulu maupun hilir, karena masih ada tantangan dan hambatan yang harus dihadapi dalam mewujudkan sistem perekonomian yang stabil dan berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan Coffee Morning dan Diseminasi pada pagi ini, dapat menjadi wadah saling bertukar informasi dan memberikan masukan dalam rangka mendorong dan menjaga pertumbuhan ekonomi Lampung, khususnya terkait upaya-upaya yang dapat memacu peningkatan komoditas unggulan Lampung,” Gubernur berharap.

Kegiatan _Coffee Morning_ dan Diseminasi Perekonomian Provinsi Lampung ini juga menghadirkan dua orang narasumber, yakni Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi, dengan moderator Iskandar Zulkarnain Pemimpin Redaksi Lampung Post.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi pada paparannya menyampaikan materi terkait Kontribusi Komoditas Unggulan Lampung Dalam Meningkatkan Perekonomian Nasional, mulai dari Sektor Tanaman Pangan dan Hortikultura, Sektor Perkebunan, Sektor Peternakan, hingga Sektor Perikanan.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas

Disisi Sektor Tanaman Pangan dan Hortikultura, menurut Kusnardi, Provinsi Lampung menjadi salah satu sentra penghasil padi dengan produksi 
Padi Provinsi Lampung tahun 2022 sebesar 3.332.235 Ton. Kemudian Jagung merupakan salah satu komoditas pangan unggulan dengan produksi Jagung tahun 2022 sebesar 3.280.952 ton atau kontribusi sebesar 9% dari produksi jagung nasional.

Tren positif juga dialami oleh sektor komoditi unggulan lainnya seperti Ubi Kayu, Pisang, Nanas, Kopi, Kelapa Sawit, Tebu, Karet, Kelapa, Lada, kakao, Sapi, Kambing, Ayam Ras Pedaging, Ayam Ras Petelur, dan Udang.

“Komoditas unggulan Lampung memiliki peran dalam memperkokoh ketahanan pangan, yakni sebagai penyedia pangan masyarakat sehingga mampu berperan strategis dalam penciptaan ketahanan pangan nasional yang sangat erat kaitannya terhadap ketahanan sosial, dan stabilitas ekonomi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Provinsi Lampung Budiyono dalam paparannya menyampaikan terkait Perkembangan Ekonomi Makro Provinsi Lampung, mulai dari kondisi perekonomian terkini, Fiskal Daerah, Perkembangan Inflasi, Kinerja Intermediasi Perbankan, Sistem Pembayaran hingga Prospek Kinerja Ekonomi.

Sementara untuk pemaparan terkait Komoditas Unggul Pacu Ekonomi Lampung, Budiyono memaparkannya menjadi 3 bagian, yakni Asesmen Struktur Perekonomian, _Framework_ Hilirisasi Pangan dan Potensi Komoditas Unggulan.

Berita Terkait

Belanja Pegawai Lampaui Batas, Pemprov Siap Rasionalisasi
HUT ke-18, Pesawaran Dapat Kado Penghargaan KLA Kategori Nindya
Guna Mencegah Air Tergenang Kakam Bandar Aji Bangun Drainase
Tingkatkan Pelayanan Kampung Karya Murni Jaya Tuba Rehab Gedung Kantor.
Kampung Jaya Makmur Gelar Rembuk Stunting 2025, Tegaskan Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini
Pesawaran Dorong Literasi Budaya Lokal Lewat Bimtek Kepenulisan
DPRD Tubaba Sepakati RPJMD 2025 – 2029
DPRD Tubaba Terima Rancangan RPJMD 2025–2029 dari Pemkab Tubaba
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 20:35 WIB

Belanja Pegawai Lampaui Batas, Pemprov Siap Rasionalisasi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 20:37 WIB

HUT ke-18, Pesawaran Dapat Kado Penghargaan KLA Kategori Nindya

Rabu, 6 Agustus 2025 - 09:22 WIB

Guna Mencegah Air Tergenang Kakam Bandar Aji Bangun Drainase

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:28 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kampung Karya Murni Jaya Tuba Rehab Gedung Kantor.

Jumat, 25 Juli 2025 - 11:52 WIB

Kampung Jaya Makmur Gelar Rembuk Stunting 2025, Tegaskan Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini

Berita Terbaru

HEADLINE

Prodewa Dukung Polri Usut Tuntas Aktor dan Pelaku Kerusuhan

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:42 WIB

HEADLINE

NasDem Tendang Sahroni & Nafa dari DPR

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:00 WIB