Ketua HMT Pesawaran Nanda Indira Hadiri Khotmil Qur’an Wal Kutub Dan Haul Masyayikh Ponpes Raden Fatah Al-arif

- Jurnalis

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Ketua Himpunan Majelis Taklim Kabupaten Pesawaran Nanda Indira berharap ilmu agama yang di peroleh dari Pondok Pesantren Raden Fatah Al-Arif Desa Gunung Sari Kecamatan Way Khilau dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Nanda Indira mengatakan, Al-Quran merupakan pedoman hidup bagi umat muslim dan menjadi dasar utama untuk membentuk akhlak manusia. Menghafal, memahami dan kemudian mengamalkan menjadi salah satu amalan yang penting untuk dilakukan.

“Hal itu dengan harapan, manusia menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupannya. Sebab, segala yang dilakukan dan diucapkan, tidak menyimpang dari aturan yang telah Allah tentukan di dalam Al Quran,” kata Nanda, saat pada Khotmil Qur’an Wal Kutub Dan Haul Masyayikh Ponpes Raden Fatah Al-arif di Desa Gunung Sari Kecamatan Way Khilau, Pesawaran, Kamis 23 Mei 2024.

Dirinya juga, berpesan kepada santriwan-santriwati agar ilmu tersebut dapat terapkan di lingkungan masing-masing.

“Terlebih khusus di lingkungan keluarga, sehingga nantinya orang tua dan saudara-saudara kita dapat mengerti dan memahami serta mengamalkan nilai-nilai kehidupan dalam beragama serta dapat terhindar dari bahaya narkotika yang mengancam generasi muda saat ini,” pesannya.

Dirinya berharap, kepada Pondok Pesantren Raden Fatah Al-Arif dapat terus mencetak/menjadikan generasi-generasi muda sebagai generasi yang kelak dapat berguna bagi bangsa dan negara, wabil khusus bagi Kabupaten Pesawaran.

“Ditambah lagi kegiatan Khotmil Qur’an Wal Kutub ini juga dirangkai dengan Haul Masyayikh sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. hal itu tentunya akan menambah dan mempertebal rasa hormat dan bakti anak khususnya santriwan santriwati kepada orang tua,” jelasnya.

Dirinya mengajak menjadikan momentum haul masyayikh ini untuk mengenang dan meneladani akhlak, perangai, ilmu, dan ajaran-ajaran dari para masyayikh. Haul ini mempunyai tujuan yang semakna dengan pertemuan titik awal dan titik akhir dalam lingkaran yaitu mengenang jasa perjuangan dan dakwah para masyayikh dan menemukan kembali gagasan dan ide para masyayikh.

“Sedangkan dalam pembangunan kesejahteraan sosial, tujuan Haul mekipun tidak sama persis, identik dengan kegiatan pewarisan nilai-nilai kejuangan, kepahlawanan dan keperintisan,” pungkasnya. (Rilis)

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:04 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Berita Terbaru