Kepsek SMAN 1 Kedondong Imbau Siswa Tidak Coret Seragam dan Konvoi Usai Kelulusan

- Jurnalis

Selasa, 7 Mei 2024 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Kepala SMAN 1 Kedondong Pesawaran memberikan imbauan kepada seluruh siswa siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2023/2024 untuk tidak melakukan aksi corat coret baju pada saat usai pengumuman kelulusan siswa. Hal ini disampaikannya Bayu Fitrianto Agusta, S.E., M.M saat menjadi Pembina Upacara di lapangan SMAN 1 Kedondong, Senin(06/05/2024).

“Saya menghimbau kepada seluruh siswa siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2023/2024, setelah kelulusan kalian di umumkan, untuk tidak melakukan aksi corat coret baju seragam sekolah dan kebut-kebutan di jalan raya,” tegas Bayu.

Lebih lanjut Bayu mengatakan bahwa corat coret seragam  dan kebut-kebutan di jalan raya merupakan aksi yang tidak terpuji dan melanggar Hukum

“Corat-coret seragam dan kebut-kebutan di jalanan usai pengumuman kelulusan merupakan sikap yang tidak terpuji dan melanggar Hukum dan Norma, baik norma agama maupun norma sosial di masyarakat. Aksi ini merupakan sikap kuno dan terdahulu yang harus dibuang jauh-jauh dan tidak dilakukan oleh generasi milenial saat ini. Kalian harus memiliki pola pikir yang lebih maju,” ujarnya.

Bayu pun mengajak kepada seluruh siswa untuk menyikapi kelulusan dengan kegiatan dan hal-hal yang positif

“Untuk itu saya mengajak kepada siswa siswi, usai pengumuman kelulusan ini untuk melakukan hal-hal yang positif, seperti meningkatkan ibadah dan bersyukur kepada Allah SWT. Seragam kalian itu, dari pada di corat-coret, bisa disedekahkan kepada orang-orang yang membutuhkan. Insya Allah, dengan melakukan hal-hal yang positif, dapat menjadi ladang pahala buat kalian semua,” tutup Bayu. (Re)

Berita Terkait

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 16:57 WIB

Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap

Berita Terbaru