Jasad di Bawah Jembatan Diketahui Bernama Erwansyah

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2020 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN(SB) – Indentitas mayat laki- laki yang sempat mengegerkan warga Dusun Talang Karet, Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan Pada Kamis (12/3/2020) sekira pukul 17.00 WIB, berhasil di ungkap Tim
Indonesia Automatic Finger Print Indentification System (INAFIS) Polres Way Kanan.

Informasi yang di himpun Saungberita.com Setelah cek TKP, evakuasi, pihak Kepolisian Sektor Blambangan Umpu dan Satreskrim Polres serta Tim INAFIS Polres Way Kanan membawa mayat tanpa indentitas ke RSUD Zainal Abidin Pagar Alam untuk dilakukan visum.

Diduga kuat identitas jasad pria ini bernama Erwansyah (31) warga Jl. Ebara Kampung Lembasung Kelurahan Blambangan Umpu Kabupaten Way kanan.

Dari hasil visum yang dokter RSUD Zapa dan Tim INAFIS Polres Way Kanan bahwa tangan kanan bagian lengan bawah terlepas, diperkirakan terlindas kereta api dan patah tulang 1/3 proximal lengan tangan atas.

Dari sana petugas mendapatkan petunjuk, dengan ciri-ciri korban setelah melakukan identifikasi sidik jari.

Berdasarkan keterangan Dadang Efendi selaku sepupu korban menjelaskan bahwa korban memiliki penyakit epilepsi dan korban sering hilang kesadaran sampai tidak dapat mengontrol diri berupa halusinasi akibat penyakit tersebut dan sering berlari ke arah rel kereta api. Korban sebelumnya tinggal seorang diri dirumah yang berjarak 200 M dari TKP.

Akibat peristiwa tersebut, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan, selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat reskrim AKP Devi Sunjana menuturkan pada Kamis sore tanggal 12 Maret 2020, sekira pukul 17.00 Wib, petugas menerima laporan dari masyarakat tentang penemuan mayat seorang laki – laki di Jembatan Telung Telak Kampung Lembasung.

penemuan mayat tersebut berawal dari sekelompok anak kecil yang baru pulang ngaji bermain – main di sekitar jembatan kereta api dan saat itu mereka mencium bau busuk yang berasal dari bawah jembatan kereta api, saat mereka mencari bau busuk tersebut melihat ke bawah di situ mereka melihat telah tergeletak sesosok mayat yang sudah menimbulkan bau busuk dan mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke pamong Kampung setempat selanjutnya ke Polisi.

Dari kejadian itu, dipimpin Kasat Reskrim bersama Kasat Intel IPTU Doni dan Tim INAFIS Polres Way Kanan menuju lokasi mendapati korban dalam posisi telentang menggunakan kaos warna kuning celana warna hitam dan kulit mengelupas mulai dipenuhi belatung.

Oleh petugas dilakukan olah TKP untuk menyelidiki identitas korban serta kejadiannya adakah motif pembunuhannya atau karena hal lain,”Tutur Kasat Reskrim.

Selanjutnya mayat tersebut dibawa ke RSUD Zainal Abidin Pagar Alam (Zapa) Kabupaten Way Kanan guna dilakukan Visum oleh pihak rumah sakit.

(Dadang/Ms)

Berita Terkait

Pasca Mobil Hilang di Pantai Sanggar, Wakil Ketua Karang Taruna Lamsel Himbau Jurnalis dan Masyarakat Jaga Kepercayaan Pariwisata
MIN 1 Pesawaran Buka PMBM 2026, Siap Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak
Tokoh Adat Saibatin Desak Pemerintah Segera Tangani Longsor Gunung Rajabasa
Pagar Pukesmas tiuh Tohou Roboh akibat Kurangnya Perhatian pemerintah
Kuasa Hukum Dendi Ramadhona Ajukan Eksepsi, Nilai Dakwaan Jaksa Cacat Formil dan Materiil
Alumni SMA Negeri 1 Kedondong Angkatan 1999 Gelar Hahal Bihalal
Ketua DPD LPKSM Pesawaran Serukan Penguatan Persatuan di Momen Idul Fitri 1447 H
Ketua DPC Trinusa Pesawaran Amiruddin Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Peran Sosial

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:26 WIB

Pasca Mobil Hilang di Pantai Sanggar, Wakil Ketua Karang Taruna Lamsel Himbau Jurnalis dan Masyarakat Jaga Kepercayaan Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 16:37 WIB

MIN 1 Pesawaran Buka PMBM 2026, Siap Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak

Rabu, 1 April 2026 - 17:41 WIB

Tokoh Adat Saibatin Desak Pemerintah Segera Tangani Longsor Gunung Rajabasa

Rabu, 1 April 2026 - 10:42 WIB

Pagar Pukesmas tiuh Tohou Roboh akibat Kurangnya Perhatian pemerintah

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:51 WIB

Kuasa Hukum Dendi Ramadhona Ajukan Eksepsi, Nilai Dakwaan Jaksa Cacat Formil dan Materiil

Berita Terbaru