Disbunak Pesawaran Gelar FGD Evaluasi Penerapan GAP Komoditas Kakao di Kabupaten Pesawaran

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran menggelar Focus Group Discussion (FGD) evaluasi penerapan GAP (Good Agriculture Practice) komoditas Kakao di Kabupaten Pesawaran yang dilaksanakan di Desa Kubu Batu Kecamatan Way Khilau, Kamis(05/09/2024).

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran Dedy Noviansyah mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberi tambahan wawasan kepada petani kakao bagaimana cara budidaya kakao dan penanggulangan serangan hama penyakit tanaman kakao.

“FGD Ini dilaksanakan sebagai bentuk keinginan bulat mengembalikan Kejayaan Kakao di Kabupaten Pesawaran dan juga untuk memberi tambahan wawasan kepada petani kakao bagaimana cara budidaya kakao dan penanggulangan serangan hama penyakit tanaman kakao”, Katanya.

Melalui FGD tersebut sebagai upaya bagaimana strategi pengembangan kakao dengan melakukan peningkatan produksi dan produktivitas melalui implementasi GAP.

Hal tersebut juga menjadi momentum untuk mendapat masukan dari stakeholder terkait terutama pakar, ahli, pelaku dan tentu pemerhati kakao tentang metode terbaik melakukan meningkatkan produktivitas kakao di Kabupaten Pesawaran.

“Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada tim dari dirjen kementrian pertanian atas terlaksananya kegiatan FGD Evaluasi Penerapan GAP Komoditas Kakao di Kabupaten Pesawaran,” Tutupnya. (Re)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi
Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP
Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri
MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung
Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda
Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar
Silaturahmi Penuh Makna, Gubernur Lampung Sapa Sahabat Lama di Karang Taruna, Kenang Kebersamaan dan Kekeluargaan
Lampung Persinggahan Terakhir Bhayangkara, Suporter Mengaku Puas

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:36 WIB

Kolaborasi Pemerintah Lamtim dan Dunia Usaha, hadirkan Nara sumber dari KPK,dan Kejati pada sosialisasi Budaya Anti Korupsi

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:13 WIB

Puskesmas Kedondong Tegaskan Sampah Diduga Limbah B3 Adalah Sampah Domestik, Pengelolaan Limbah Medis Sesuai SOP

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:04 WIB

Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:59 WIB

Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda

Senin, 26 Januari 2026 - 00:40 WIB

Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar

Berita Terbaru