Dihantam Ombak Saat Memancing, Satu Nelaya Dalam Tim SAR

- Jurnalis

Minggu, 4 Juni 2023 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT – Tim SAR Gabungan lakukan pencarian terhadap Apriansah (38), warga Biha Tuha Kec. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Barat pada Minggu (04/06/2023).

Kejadian berawal pada Minggu (04/06) pukul 06.00 WIB Korban a.n. Apriansah (38) dan rekannya Edwar pergi ke laut untuk memancing ikan. Mereka mencari ikan menggunakan perahu jukung kira kira 200 meter dari bibir Pantai Biha, kemudian tiba tiba ombak besar menghantam perahu mereka, dan keduanya terjatuh ke laut.

Rekan korban Edwar berhasil menyelamatkan diri dan naik kembali ke perahu, namun Apriansah tergulung ombak dan tenggelam. Kejadian ini dilaporkan oleh Edwar kepada aparat Pekon, Polsek Biha dan Basarnas.

Basarnas Lampung menerima informasi tersebut dari Dayat (Polsek Biha) pada Minggu (04/06) pukul 10.38 WIB. Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansyah selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengerahkan 1 tim rescue Pos SAR Tanggamus menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan.

Pukul 15.00 WIB Tim Rescue Pos SAR Tanggamus tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan yang sudah berada di lokasi. Unsur SAR Gabungan tersebut terdiri dari Posek Biha, Polair Polda Lampung, Polair Polres Pesisir Barat, BPBD Pesisir Barat, pihak Kecamatan Pesisir Selatan, keluarga korban dan masyarakat setempat.

Tim SAR gabungan melakukan briefing membagi tim menjadi 2 SRU (SAR Rescue Unit). SRU 1 melaksanakan pencarian menggunakan perahu jukung Nelayan sejauh ± 0,8 Nm (Nautical Mile) dan melakukan pencarian menggunakan peralatan Aquaeye di sekitar lokasi kejadian. SRU 2 melaksanakan pencarian dengan penyisiran via darat di bibir pantai sepanjang 2 km dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah yg diwakili oleh Koordinator Pos SAR Tanggamus Hendra Wahyu menyatakan bahwa pencarian hari ini dilaksanakan hingga pukul 17.30 WIB dan belum terlihat tanda tanda korban. Hasil pencarian menggunakan AquaEye juga tidak di dapatkan tanda cluser yang muncul.

“Pencarian Hari ini masih belum terlihat tanda tanda tanda korban. Pada malam hari kita tetap melakukan pemantauan secara visual dari darat, dan pencarian akan dilaksanakan kembali pada Senin pagi.” Ujar Hendra. (***)

Berita Terkait

Jerit Hati Warga Kurungan Nyawa, Mohon BPJS Gratis dan Bantuan Sosial Demi Istri Penderita Kanker
Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir, Wabup Pesawaran Hadiri Ground Breaking Pembangunan Kampung Nelayan di Desa Durian
Kang Ayi: Puisi Edwin Apriadi Abadikan Inovasi dan Makna Pelantikan Bupati REP
Dukung Program Ketahanan Pangan, Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden
TNI AD Dukung Ekonomi Desa, Kasdam XXI/Radin Inten Tinjau KDKMP Sukaraja
Kepala MIN 1 Pesawaran Beri Contoh, Donor Darah Jadi Aksi Nyata Semarakkan HAB ke-80 Kemenag
Dukungan Masyarakat, Deri Firnanda Resmi Ambil Formulir PAW Desa Sukaraja
Kepala Desa Cimanuk Tinjau Posyandu Awal Tahun, Tekankan Pentingnya Kesehatan Ibu dan Anak

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:49 WIB

Jerit Hati Warga Kurungan Nyawa, Mohon BPJS Gratis dan Bantuan Sosial Demi Istri Penderita Kanker

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:48 WIB

Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir, Wabup Pesawaran Hadiri Ground Breaking Pembangunan Kampung Nelayan di Desa Durian

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:47 WIB

Kang Ayi: Puisi Edwin Apriadi Abadikan Inovasi dan Makna Pelantikan Bupati REP

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:38 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan, Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:10 WIB

TNI AD Dukung Ekonomi Desa, Kasdam XXI/Radin Inten Tinjau KDKMP Sukaraja

Berita Terbaru