Diduga Tidak Transparan, Ketua BPD Desa Penengahan Pertanyakan APBDes Tahun 2019

PESAWARAN (SB) – Pengelolaan Anggaran Dana Desa (DD) tahap ketiga tahun 2019 di Desa Penengahan terkesan tidak transparan antara BPD dan mantan PJ Kades Penegahan.

Hal tersebut diungkap oleh Reno, Ketua BPD Desa Penegahan yang mengatakan beberapa kegiatan pembagunan di tahap ketiga sampai sekarang belum terselesaikan seperti pembuatan sumur bor.

“Kami tidak mengetahui persis kegunaan Dana Desa Penegahan tahun 2019 digunakan untuk apa saja, sebab kami tidak menpunyai arsip RKPDes maupun APBDes Desa Penegahan, setahu kami Dana Desa tahap ketiga itu untuk bangun di tahap kedua, soalnya ada pekerjaan yang belum selesai ditahap kedua seperti jembatan hingga bangunan sumur bor tidak dilaksanakan oleh PJ Kades Penegahan”, terang reno.

Menanggapi dugaan tersebut, Inpekstorat Kabupaten Pesawaran melalui Sekretarisnya mengatakan akan segera krocek lapangan terkait dugaan korupsi Dana Desa tahun 2019 di Desa Penegahan Kecamatan Way Khilau

“Apabila ada laporan dari Masyarakat tentunya akan kami tindak lanjutin dan pasti akan kami proses”, terang seva Sekretaris Inpekstorat.

Di beritakan sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Kabupaten Pesawaran akan segera layangkan surat ke BPKP Lampung terkait dugaan korupsi Dana Desa tahun anggaran 2019 di Desa Penegahan Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran.

Saat dihubungi melalui Pesan WhatsApp, Mantan PJ Kepala Desa Penegahan belum mau memberikan keterangan terkait Dugaan yang dilaporkan oleh Lembaga Aliansi Indonesia. (Tim/SB)

Related Posts

About The Author

Add Comment

31 views