Diduga Abaikan Protokol Kesehatan, Bawaslu dan Gugus Tugas Pesawaran Diminta Tegas

PESAWARAN(SB) – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Lampung Yusdianto mendorong Pemerintah Kabupaten Pesawaran Khususnya Gugus Tugas dan Bawaslu melakukan pemantauan terhadap kegiatan yang melibatkan orang banyak yang dilakukan oleh para calon bupati setempat.

Dari pantauan saungberita.com di Lapangan pasangan calon bupati M Nasir dan Naldi Rinara melakukan beberapa kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak seperti mancing gratis di Kecamatan Way Lima di duga menyalahi aturan.

Dalam kegiatan tersebut, dinilai bertolak belakang dengan program pemerintah tahun 2020 ini yang menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Terlihat kegiatan yang dihadiri langsung oleh Calon Bupati Pesawaran M Nasir, Antusias warga yang hadir dibarangi dengan tidak menggunakannya protokol kesehatan.

Yusdianto mengatakan dalam kegiatan calon bupati yang melibatkan orang banyak seharusnya mendapat pengawasan dari Bawaslu terhadap protokol kesehatan.

“Dalm Peraturan KPU nomor 6 dan perubahan nomor 10 tahun 2020, sudah jelas disampaikan dalam mengumpulkan massa atau sosialisasi harus memerhatikan protokol kesehatan, apalagi sekarang dalam proses pendaftaran,” kata dia.

Dimasa Pandemi Covid 19 (Corona), bukan hanya penyelengara yang memperhatikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, namun para pihak yang mengikuti. “Harusnya kesehatan masyarakat di jaga, jangan sampai abai, seperti jaga jarak, tempat kegiatan juga harus aman dan bersih,” ungkapnya.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan tersebut jangan sampai menjadi klaster baru, sehingga dirinya minta pihak-pihak yang berwenang agar melakukan tindakan.

“Seharusnya Bawaslu melakukan pemanggilan terhadap calon yang tidak menerapkan protokol kesehatan, karena berdampak pada kesehatan masyarakat jangan sampai menjadi klaster baru dan melakukan kegiatan dengan aturan yang telah disepakati bersama,” jelasnya.

Selain Penyelenggara pemilu, Pemerintah Pesawaran juga seharusnya mengambil tindakan terhadap kegaiatan yang tidak menggunakan protokol kesehatan.

“Ini harusnya diklarifikasi jangan sampai di biarkan, pemerintah dan penyelenggaran diminta tidak takut dalam menindak para calon,” pungkasnya.

Sementara, Saat dikonfirmasi oleh media saungberita.com, meski menemukan adanya dugaan pelanggaran, Bawaslu mengaku masih akan mengkaji secara internal. Jika memang memungkinkan untuk diproses, maka akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Selain itu Juru bicara Gugus Tugas Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga enggan berkomentar. (Tim)

Related Posts

About The Author

Add Comment

49 views