Di Tengah Seruan Hemat, Pemprov Lampung Kucurkan Rp1,3 Miliar untuk Ziarah

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Di tengah seruan efisiensi dari Presiden Prabowo Subianto, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Lampung justru mengalokasikan anggaran Rp1,359 miliar untuk wisata rohani tahun 2025. Kegiatan ini disebut khusus untuk ziarah Walisongo.

Sekilas, program ini tampak mulia: membawa peserta mengunjungi makam para wali demi memperkuat iman. Namun ketika angka miliaran rupiah tercetak di dokumen APBD, wajar jika publik bertanya: seberapa penting kegiatan ini dibanding kebutuhan mendesak lain di Lampung?

Plt Kepala Biro Kesra Lampung, Yuri Agustina Primasari, membenarkan adanya alokasi tersebut.
“Untuk jumlah peserta belum bisa dipastikan. Anggaran bisa saja berubah pada APBD Perubahan. Sepertinya hanya untuk ziarah Walisongo. Saya juga baru sebulan menjabat Plt di sini,” kata Yuri, Senin (11/8/2025).

Bagi LSM Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), anggaran ini bukan sekadar besar tapi rawan diselewengkan. Ketua Umum KAKI, Lucky Nurhidayah, bahkan mendesak Kejati Lampung dan KPK turun tangan. “Anggaran miliaran untuk wisata rohani sangat rawan praktik KKN. Harus diaudit,” tegas Lucky.

KAKI juga menemukan pos-pos lain yang mengundang tanya: Rp132 juta untuk hadiah perlombaan, Rp31,59 juta untuk makan-minum rapat, dan Rp352,71 juta untuk honorarium tim pelaksana kegiatan.

“Perlombaan macam apa yang sampai ratusan juta? Siapa pesertanya? Siapa penerimanya? Di tengah upaya efisiensi, ini justru terlihat seperti pemborosan yang disengaja,” kata Lucky.

Yuri menjelaskan hadiah perlombaan tersebut diperuntukkan bagi Lomba UKS dari tingkat TK hingga SMA/SMK se-Lampung, dalam bentuk piala dan uang pembinaan, rencananya digelar Oktober mendatang.

“Untuk peserta sendiri nanti akan di ikuti oleh 13 kabupaten/kota, karena Tulangbawang Barat dan Way Kanan tidak mengikuti karena keterbatasan anggaran,” ucapnya. (*)

Berita Terkait

Polres Lampung Selatan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Ketat Bagi Pengelola Program Makan Bergizi Gratis
Dari Renovasi Fisik hingga Pelayanan Humanis, Warisan Positif Kapolsek Lama untuk Pimpinan Baru Polsek Kedondong
Tergerak Niat Mengabdi, Fauzan Hilal Maju sebagai Calon PAW Kades Sindang Garut
Jerit Hati Warga Kurungan Nyawa, Mohon BPJS Gratis dan Bantuan Sosial Demi Istri Penderita Kanker
Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir, Wabup Pesawaran Hadiri Ground Breaking Pembangunan Kampung Nelayan di Desa Durian
Kang Ayi: Puisi Edwin Apriadi Abadikan Inovasi dan Makna Pelantikan Bupati REP
Dukung Program Ketahanan Pangan, Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden
TNI AD Dukung Ekonomi Desa, Kasdam XXI/Radin Inten Tinjau KDKMP Sukaraja

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:57 WIB

Polres Lampung Selatan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Ketat Bagi Pengelola Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:55 WIB

Dari Renovasi Fisik hingga Pelayanan Humanis, Warisan Positif Kapolsek Lama untuk Pimpinan Baru Polsek Kedondong

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:01 WIB

Tergerak Niat Mengabdi, Fauzan Hilal Maju sebagai Calon PAW Kades Sindang Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:48 WIB

Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir, Wabup Pesawaran Hadiri Ground Breaking Pembangunan Kampung Nelayan di Desa Durian

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:47 WIB

Kang Ayi: Puisi Edwin Apriadi Abadikan Inovasi dan Makna Pelantikan Bupati REP

Berita Terbaru