Butuh Uluran Tangan, Warga Desa Tanjung Rejo Way Khilau ini Tinggal di Rumah Reyot dan Nyaris Ambruk

- Jurnalis

Sabtu, 27 April 2024 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Sungguh sangat Kasihan jika ada sosok warga miskin yang rumah kediamannya nampak kumuh sudah tak layak huni lagi dan tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah setempatnya, untuk diperjuangkannya agar terdaftar sebagai penerima bedah rumah.

Mungkin nasib seperti itulah yang dialami oleh Prayitno (54) Warga Desa Tanjung Rejo Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran, kini terkesan hampir rubuh dan tak pernah tersentuh bantuan Beda rumah dan bahkan tidak pernah juga menerima Bantuan BPNT atau PKH, padahal Beliau tergolong miskin layak terima.

Diketahui bahwa Prayitno kegiatan kesehariannya hanya buruh tani yang kadang kerja kadang tidak kerja, sehingga hidup sepasang keluarga ini boleh dibilang kebutuhan kesehariannya kadang cukup kadang tidak.

“Pekerjaan saya hanya buruh tani, itu pun kalau ada garapan,”tandasnya.

Menyikapi penghidupan seperti itu, semestinya Warga miskin begini yang perlu didata masuk Daftar penerima bantuan bedah rumah dan bantuan apa saja dari pemerintah pusat, yang bisa membantu kesejahteraan hidup mereka.

Namun untuk mewujudkan itu, dibutuhkan perhatian dari pihak pengurus pemberi bantuan kerjasama dengan pemerintah setempat, mulai Kadus dan Kepala Desa yang semestinya mengetahui persis warganya yang benar benar membutuhkan bantuan dengan tanpa membeda bedakan siapapun orangnya.

Prayitno yang ditemui di rumahnya 27/04/2024 mengaku dirinya tidak pernah kebagian bantuan apapun dari pemerintah baik itu bantuan BPNT, PKH, lebih lebih bantuan bedah rumah dari pemerintah selama ini.

Kini dibalik kepasrahan hidupnya dirinya sangat berharap, agar kedepannya sudah mendapat perhatian dari pemerintah, untuk diberikannya bantuan.

“Ya harapannya ada yang bantu untuk memperbaiki rumah biar lebih layak ditinggali,” paparnya.

Terpisah, Ketua LPKSM GML Pesawaran saat meninjau kediaman Prayitno mengatakan agar rumah tersebut bisa secepatnya diperbaiki, Desmi Saputra, S.E dan tim akan berupaya mengajukan proposal bantuan ke BAZNAS agar bisa memberikan bantuan.

“Kami akan membuat proposal ke BAZNAS agar bisa membantu bedah rumah yang bersangkutan,” tandasnya. (Re)

Berita Terkait

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah
MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan
Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah
Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat
Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau
Kuasa Hukum Sapri Angkat Bicara Terkait Tuduhan serobot Tanah Oleh Petrus ‎
Kampung Mekar jaya adakan acara Maulid Nabi Sekaligus Rayakan HUT Ke- 17 Tahun 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan

Jumat, 11 September 2026 - 09:02 WIB

Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah

Senin, 7 September 2026 - 05:48 WIB

Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 20:06 WIB

Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau

Berita Terbaru