Apresiasi Workshop Pendidikan, Dendi Harap Meningkatkan Standarisasi Pembelajaran di Pesawaran

- Jurnalis

Selasa, 16 November 2021 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG(SB) – Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona mengapresiasikan kegiatan workshop Pendidikan yang bertema “Penguatan Standarisasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dalam Upaya Penjaminan Mutu Pendidikan” yang dilaksanakan di Hotel Radison, Selasa (16/11/2021).

 

Ia mengucapka Terima kasih atas inisiatif kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi dengan kegiatan tersebut dapat beraudiensi dengan guru-guru dan Kepala Sekolah yang ada di Kabupaten Pesawaran.

 

“Yang hadir ada sekitar 150 Kepala Sekolah dan Dewan Guru ini adalah salah satu bentuk program yang luar biasa, dikarenakan hampir 2 tahun guru ini mengalami perubahan skema dalam pengajaran nya,” ujar Dendi.

 

Kemudian, ia mengatakan saat ini Pesawaran sudah mulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) jadi butuh sentuhan-sentuhan dari Kementerian dan DPR RI terkait Upgradeing dalam bagaimana standarisasi kedepannya dengan adanya proses pembelajaran paska pandemi covid ini.

 

Menurut dia, dengan adanya workshop pendidikan ini tentunya akan di bahas dan dibedah bersama agar dapat mengeluarkan solusi yang terbaik dalam meningkatkan standarisasi pembelajaran di Kabupaten Pesawaran

 

“Alhamdulillah, di Kabupaten Pesawaran sudah mayoritas zona hijau dan rata-rata PTM ini sudah di mulai di semua sekolahan-sekolahan, jadi kegiatan workshop ini lah yang menjadi persiapan dalam memahami kondisi dinamika pasca pandemi covid-19,” kata Dendi.

 

Di tempat yang sama, DPR RI Komisi X Muhammad Kadafi mengatakan bahwa, di Kabupaten Pesawaran sudah ada 3 guru penggerak yang nantinya pasti akan didorong agar guru penggerak bisa meningkat di kabupaten Pesawaran.

 

“Jadi kita berharap nantinya di Kabupaten Pesawaran itu ada banyak guru penggerak agar program-program dari sekolah bergerak semakin berkualitas,” tutup dia.( */SB )

Berita Terkait

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎
Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52
MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap
Upaya Pelestarian Budaya, Guru MIN 1 Pesawaran Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Bandar Lampung
Ayah dan Kakek Setubuhi Anak Kandung Sendiri hingga Hamil 7 Bulan, Komnas PA Kabupaten Pesawaran: Tangkap Pelaku!
Masyarakat Adat Pepadun Laporkan Akun Facebook Mu’alim Taher ke Polres Pesawaran atas Dugaan Penghinaan Gelar Adat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:58 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar ‎

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIB

Siswa MTsN 2 Pesawaran Raih Prestasi Gemilang pada Lomba ASPOSI Milad ke-52

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

MTsN 2 Pesawaran Didorong Masuk Program Adiwiyata, DLH Lakukan Kunjungan dan Pendampingan

Kamis, 23 April 2026 - 17:20 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Kamis, 23 April 2026 - 16:57 WIB

Tokoh Adat Pepadun Kecam Unggahan Facebook Diduga Lecehkan Adat, Paksi Lima Pubian Bukkukjadi Keluarkan Pernyataan Sikap

Berita Terbaru