Adek Asyari : Jual Beli Kursi Rekrutmen KPU Diduga Dilakukan Berjamaah

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2019 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG-Dugaan jual beli dalam rekrutmen anggota KPU Kabupaten/ Kota dan disinyalir melibatkan salah satu komisoner KPU Lampung yakni ENF diprediksi akan menimbulkan krisis kepercayaan terhadap lembaga penyelenggara Pemilu bahkan hingga titik nadi, KPU RI dituntut mengurai persoalan itu secara komprehensif hingga mampu mengungkap actor intelektual karena disinyalir kasus itu tidak berdiri sendiri.

“KPU harus mengkaji dan mengurai persoalan ini secara komprehensif, karena kuat dugaan kasus ENF tidak berdiri sendiri,”ungkap Komisioner Bawaslu Adek Asyari dalam pers releasenya, Senin (18/11).

Sebagai lembaga yg berada di garda terdepan dalam penyelenggaraan pemilu maupun pilkada sambung Adek, KPU memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Tanggung jawab yang besar dan itu tidak bisa berjalan efektif tanpa ada dukungan dari masyarakat. Dengan kata lain di pundak KPU harapan masyarakat dipertaruhkan.

“Untuk itu, menyikapi kisruh dan dugaan serta aroma jual beli maupun money politik dalam rekrutmen KPU Provinsi yang melibatkan salah satu Komisioner KPU Provinsi harus diusut tuntas. Apalagi dengan telah diambil alihnya kewenangan KPU Kab/Kota Se Propinsi Lampung oleh KPU Provinsi Lampung atas Perintah KPU RI, jelas menandakan bahwa ada “sesuatu” yg terjadi,”urainya.

Ia khawatir jika dugaan jual beli jabatan itu hanya diurai sepenggal-sepenggal, tanpa mengikutsertakan aktor intelektual yang turut serta dalam kekisruhan akan berakibat pada lemahnya kepercayaan masyarakat terhadap Institusi KPU, karena menurutnya tidak hanya proses rekrutmen anggota KPU Kabupaten/Kota yang diduga bermasalah banyak proses lain yang dinilai terindikasi menyimpang.

“Sudah seharus nya KPU jg melakukan terobosan – terobosan , yaitu mulai dari proses rekrutmen timsel bahkan timselnya sendiri harus diusut tuntas. Serta di buka lagi penilaian dan rekaman yang di lakukan oleh Timsel terhadap Calon Anggota KPU Provinsi juga KPU Kab/Kota,”jelasnya.

Dia menambahkan adanya dugaan jula beli jabatan itu semestinya menjadi pintu masuk bagi KPU RI dan DKPP guna mengusut dan mengurai sejumlah penyimpangan yang terjadi dalam rekrutmen.

“Demikian juga dengan DKPP , karena ini laporan nya sudah masuk ke DKPP maka DKPP harus menggali sedalam-dalamnya dan apa bila terbukti maka siapapun yang terlibat harus di berikan sanksi tegas sehingga kepercayaan masyarakat akan meningkat kembali.KPU RI beserta DKPP harus mau menjadikan peristiwa ini sebagai pintu masuk untuk mengusut tuntas, sehingga masyarakat tidak menganggap Slogan Pemilu Berintegritas, Demokratis hanya di bibir saja,”tandasnya. (rls)

Berita Terkait

BK DPRD Bandarlampung Belum Putuskan Sanksi, Tiga Anggota Dewan Masih dalam Evaluasi
Winarti Terpilih Pimpin DPD PDI Perjuangan Lampung, Kader PDI Perjuangan Tubaba Berikan Ucapan Selamat
Keren, Marindo Raih Penghargaan Sekda Terbaik di Indonesia Kategori Vision
Andika Ketua LSM Fortuba Datangi Kantor Kejari Tanyakan Laporan Dugaan Tipikor di SPBU BUMD Tuba
Orator JARUM Laporkan Anggota POLPP Ke Polres Tuba Terkait Dugaan Penganiayaan saat gelar aksi Damai DiKantor Bupati Pekan Lalu
Jihan Nurlela Nahkodai PKDL, Pemprov Lampung Tegaskan Hak Setara bagi Penyandang Disabilitas
Bunda PAUD Lampung Batin Wulan Raih Penghargaan Nasional: Komitmen Nyata untuk Anak Usia Dini
Lampung Fest 2025, Sinergikan Kopi dan Pariwisata untuk Dongkrak Ekonomi Lampung

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:48 WIB

BK DPRD Bandarlampung Belum Putuskan Sanksi, Tiga Anggota Dewan Masih dalam Evaluasi

Jumat, 28 November 2025 - 10:19 WIB

Winarti Terpilih Pimpin DPD PDI Perjuangan Lampung, Kader PDI Perjuangan Tubaba Berikan Ucapan Selamat

Kamis, 20 November 2025 - 17:55 WIB

Keren, Marindo Raih Penghargaan Sekda Terbaik di Indonesia Kategori Vision

Rabu, 19 November 2025 - 16:45 WIB

Andika Ketua LSM Fortuba Datangi Kantor Kejari Tanyakan Laporan Dugaan Tipikor di SPBU BUMD Tuba

Senin, 17 November 2025 - 20:39 WIB

Orator JARUM Laporkan Anggota POLPP Ke Polres Tuba Terkait Dugaan Penganiayaan saat gelar aksi Damai DiKantor Bupati Pekan Lalu

Berita Terbaru