Ada Sosok Yang Unik, Dibalik Keseruan Acara Gunungan Grebeg Bumi Way Ratai

- Jurnalis

Minggu, 11 Desember 2022 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Dibalik Keseruan Acara Gunungan Grebeg Bumi Pada Kegiatan Pestival Pesona Bumi Way Ratai, Ada Sosok yang unik diacara tersebut

Dengan menggunakan pakaian khas adat yang nyentrik, Sosok Dalang pada acara Gunungan Grebeg Bumi pada Pestival Pesona Bumi Way Ratai menjadi pusat perhatian

Sosok tersebut adalah Saipudin yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai

Saat ditanyai Wartawan, mengapa memakai pakaian nyentrik, Saipudin atau yang akrab disapa Ujang menerangkan ini semua dilakukan karena hari ini dirinya bertugas sebagai Dalang untuk memandu Acara Gunungan Grebeg Bumi, Minggu(11/12/2022).

“Didalam acara Pesona Bumi Way Ratai itu ada dalangnya, untuk menjelaskan arti dari gunungan gerebek Bumi, karena hari ini saya jadi dalang gunungan grebeg Bumi untuk menerangkan dan memandu apa itu grebag bumi,” terangnya

Gunungan sebenarnya menjadi sebuah simbol dari kemakmuran suatu daerah yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Sebagian masyarakat percaya semua bagian yang terdapat pada gunungan akan membawa berkah bagi kehidupan mereka

“Gerebek bumi itu hasil bumi Masyarakat untuk mengucap syukur kepada Allah SWT, Simbol dari kemakmuran dan kesejahteraan Masyarakat,” Ucapnya.

Perlu diketahui, Gunungan selalu menjadi bagian yang paling ditunggu masyarakat saat menyaksikan upacara grebeg diselenggarakan. Gunungan sendiri merupakan berbagai hasil bumi yang disusun menyerupai sebuah gunung.

(Re)

Berita Terkait

Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri
MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung
Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda
Kiprah Olahraga MA Mathla’ul Anwar Kedondong Bersinar, Wakili Pesawaran ke Provinsi Usai Jadi Juara Liga Futsal Pelajar
Silaturahmi Penuh Makna, Gubernur Lampung Sapa Sahabat Lama di Karang Taruna, Kenang Kebersamaan dan Kekeluargaan
Lampung Persinggahan Terakhir Bhayangkara, Suporter Mengaku Puas
Sopiyanto Beri Sambutan Pada Pembukaaan Musrenbang Kecamatan Menggala
KONI Pesawaran Gelar Rakerkab 2026, Fokus Siapkan Atlet Hadapi Porprov X Lampung

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:04 WIB

Ketua Karang Taruna Lampung Selatan: Pernyataan Satir Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Wujud Prinsip dan Tanggung Jawab atas Masa Depan Polri

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:32 WIB

MTSN 2 Pesawaran Borong Berbagai Gelar Bergengsi di Liga Pelajar Futsal Lampung

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:59 WIB

Masyarakat Adat Way Lima Mendesak Evaluasi HGU dan Pengembalian Lahan yang Disewa sejak Zaman Belanda

Senin, 26 Januari 2026 - 00:29 WIB

Silaturahmi Penuh Makna, Gubernur Lampung Sapa Sahabat Lama di Karang Taruna, Kenang Kebersamaan dan Kekeluargaan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:37 WIB

Lampung Persinggahan Terakhir Bhayangkara, Suporter Mengaku Puas

Berita Terbaru