Soal Sumur Bor, Mantan Pj Kades Penengahan Diduga Ingkar Janji

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2020 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN(SB) – Masyarakat Desa Penengahan merasa sangat kecewa dengan tidak dibangunya Sumur Bor yang sudah di rencanakan pada tahun 2019 yang akan di alokasikan menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) tapi sampai akhir tahun 2020 tidak dikerjakan.

“Saya dan Masyarakat tepatnya yang berada di Dusun Kandis ini merasa sangat kecewa dengan gagalnya pembangunan sumur bor yang sudah di rencanakan sebelumnya, padahal kami sangat membutuhkan semur bor tersebut karna selama ini di dusun kandis ini apabila di musim kemarau baru satu bulan saja sudah sangat susah mendapatkan air,” ucapnya.

Merekapun pernah menanyakan perihal pembangunan sumur bor tersebut dengan Aparat Desa, namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan

“Kami pernah pertanyakan ke salah satu Aparat Desa, mengapa sumur bor didusun Kandis ini tidak jadi dibangun, dan Aparat Desa tersebut hanya menjawap saya tidak tau itu urusan kepala desa,” jelasnya.

Tokoh Masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya mempertanyakan kalau memang tidak ada anggaranya kenapa didusun lain dibangun.

“Kalau tidak ada anggarannya kenapa di dusun Kebon Jeruk dibangun, sedangkan kami yang berada di dusun Kandis tidak jadi di bangun, ini ada apa? kalau memang tidak ada anggaranya harusnya jangan terkesan pilih-pilih, kalau seperti ini jelas kami Masyarakat yang ada di dusun kandis ini akan segera pertanyakan kemana anggaran pembuatan sumur bor yang sudah ada didalam perencanaan ditahun 2019 yang lalu,” ucapnya.

Beliau menjelakan, Awalnya sudah ada batu disekitar lokasi pembangunan sumur bor, tapi hingga kini belum ada tanda-tanda sumur bor itu akan dibangun

“kenapa pembangunan sumur bor tersebut tidak jadi dibangun, sedangkan batu sudah berada dilokasi sekitar satu mobil,” pungkasnya. (Tim/SB)

Berita Terkait

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah
MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan
Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah
Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat
Prajurit Kima Brigif 4 Mar/BS Bagikan Masker kepada Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau
Kuasa Hukum Sapri Angkat Bicara Terkait Tuduhan serobot Tanah Oleh Petrus ‎
Kampung Mekar jaya adakan acara Maulid Nabi Sekaligus Rayakan HUT Ke- 17 Tahun 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Rupawan 2026: Pemuda Pesawaran Berkumpul, Berdiskusi, dan Bergerak untuk Kemajuan Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

MTs Mathla’ul Anwar Kedondong Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan

Jumat, 11 September 2026 - 09:02 WIB

Bupati Nanda Indira Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Pesawaran dan Brigif 4 Marinir/BS untuk Pembangunan Daerah

Selasa, 8 September 2026 - 11:37 WIB

Peduli Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Puskesmas dan PK KNPI Padang Cermin Bagikan Masker kepada Masyarakat

Minggu, 6 September 2026 - 20:06 WIB

Sinergi Puskesmas dan Polsek Kedondong Bagikan Masker, Antisipasi Dampak Debu Vulkanik Krakatau

Berita Terbaru