Gubernur Arinal Djunaidi Paparkan Berbagai Capaian Pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2023

- Jurnalis

Senin, 18 Desember 2023 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memaparkan berbagai capaian pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2023 pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2023 Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Senin (18/12/2023).
Gubernur Arinal menyampaikan bahwa pembangunan Provinsi Lampung selama kurun waktu empat tahun lebih, sejak akhir tahun 2019 hingga saat ini, telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan, walaupun pada tahun 2020 sempat mengalami hambatan dikarenakan pandemi Covid-19.

Selanjutnya menurut Gubernur, pada Tahun 2022 dan 2023, kinerja pembangunan ekonomi, sosial, infrastruktur, dan lingkungan di Provinsi Lampung terus mengalami peningkatan dan semakin membaik sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pada paparannya, Gubernur Lampung menyampaikan capaian indikator-indikator makro pembangunan Provinsi Lampung, Gubernur Arinal juga menekankan beberapa hal yang menjadi capain penting pembangunan di Provinsi Lampung.

Yang pertama adalah bahwa Perekonomian Provinsi Lampung tidak hanya tumbuh dengan baik setelah pandemi Covid-19, tetapi pertumbuhan tersebut memberikan dampak pada pengurangan kemiskinan, penurunan indeks gini (ketimpangan pendapatan), pengurangan pengangguran, dan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat. Hal tersebut membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung merupakan pertumbuhan yang INKLUSIF atau menciptakan pemerataan bagi sebagian besar masyarakat.

Kedua, Sektor pertanian masih menjadi sektor basis dalam struktur perekonomian Provinsi Lampung dan masih terus tumbuh, dibuktikan dengan tingginya pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada setiap Triwulan Kedua yaitu pada saat terjadi panen raya padi. Tercatat pada Triwulan II Tahun 2022 perekonomian Lampung tumbuh sebesar 9,12 persen yang merupakan pertumbuhan ekonomi TERTINGGI di Indonesia. Maka pembangunan sektor pertanian secara terpadu dari hulu ke hilir menjadi program utama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Nilai tukar petani (NTP) November 2023 sebesar 115,4 atau naik sebesar 11,1 poin dari Tahun 2022 telah membuktikan membaiknya pendapatan petani dari sektor pertanian.

Selanjutnya peningkatan akses pasar dan hilirisasi guna peningkatan nilai tambah produk pertanian yang dilakukan oleh petani maupun pelaku UMKM, akan menjadi program lanjutan dalam pengembangan Program Kartu Petani Berjaya. Pengembangan akses pasar tidak hanya untuk pasar dalam negeri tetapi juga pasar ekspor. Ekspor Provinsi Lampung Tahun 2022 tercatat mencapai nilai TERTINGGI sebesar 5,6 Milyar US$.

Berita Terkait

Jamhari Pimpin DPC KWRI Pringsewu, Tegaskan Komitmen Jurnalisme Profesional dan Independen
Muklas Ali Wahyudi Sekretaris DPD PAN Tuba Peduli Pasien Kanker diKampung Dente Makmur
MIN 1 Pesawaran Gelar Kajian Fikih, Bahas Haid dari Sisi Kesehatan dan Agama
230 CJH Tuba Ikuti Bimbingan Manasik Haji Reguler 1447 H / 2026 Masehi
Pemerintah kecamatan Menggala Timur gelar donor darah bersama PMI Kabupaten Tuba
Masyarakat Adat Way Lima Dirikan Posko Perjuangan, Beri Ultimatum 60 Hari untuk Penyelesaian Sengketa Tanah dengan PTPN
MTsN 2 Pesawaran Gelar Jumat Barokah dan Songsong Ramadhan, Tekankan Empat Pilar Kebajikan
SPPG Suka Maju Gelar Korve Mingguan, Wujudkan “SPPG untuk Indonesia ASRI” Jawab Seruan Presiden

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:12 WIB

Jamhari Pimpin DPC KWRI Pringsewu, Tegaskan Komitmen Jurnalisme Profesional dan Independen

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:56 WIB

Muklas Ali Wahyudi Sekretaris DPD PAN Tuba Peduli Pasien Kanker diKampung Dente Makmur

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:31 WIB

MIN 1 Pesawaran Gelar Kajian Fikih, Bahas Haid dari Sisi Kesehatan dan Agama

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pemerintah kecamatan Menggala Timur gelar donor darah bersama PMI Kabupaten Tuba

Senin, 9 Februari 2026 - 14:07 WIB

Masyarakat Adat Way Lima Dirikan Posko Perjuangan, Beri Ultimatum 60 Hari untuk Penyelesaian Sengketa Tanah dengan PTPN

Berita Terbaru