PESAWARAN(SB) — Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD KNPI Kabupaten Pesawaran semakin menghangat. Salah satu nama yang mencuat ke permukaan adalah Fakih Fakhrozi, S.Pd., seorang aktivis yang dikenal luas atas konsistensinya mengawal isu-isu publik di Kabupaten Pesawaran. Pria yang akrab disapa Faqih ini menyatakan kesiapannya untuk menahkodai KNPI Pesawaran pada periode 2026–2029.
Nama Fakih Fakhrozi bukan hal baru di jagat aktivisme Lampung. Ia saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa) DPD Provinsi Lampung, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang aktif melakukan advokasi dan pengawasan terhadap kebijakan publik di wilayah Pesawaran dan sekitarnya.
Sepanjang kiprahnya, Fakih telah memimpin berbagai desakan publik terhadap persoalan-persoalan krusial di Kabupaten Pesawaran. Di antaranya:
· Advokasi Dugaan Korupsi Dana BOK: Fakih mengungkap indikasi SPJ fiktif dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) se-Kabupaten Pesawaran, dengan potensi kerugian negara mencapai miliaran rupiah. Ia secara tegas mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan tersebut dan menelusuri aliran dana di seluruh Puskesmas dan RSUD.
· Pengawasan Anggaran Daerah: Fakih juga mengecam keras kebijakan pembelian smartphone mewah oleh Bapenda Pesawaran di tengah defisit anggaran daerah, menyebutnya sebagai bentuk pemborosan uang rakyat dan penyimpangan prioritas.
· Advokasi Lingkungan Hidup: Ia mendesak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung untuk mengusut dugaan pencemaran merkuri akibat aktivitas pengolahan emas ilegal di Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, yang limbahnya diduga dibuang ke aliran Sungai Way Ratai.
Rekam jejak ini menunjukkan bahwa Fakih bukan sekadar aktivis wacana, melainkan sosok yang turun langsung mengawal persoalan masyarakat dengan data dan fakta di lapangan.
Kesiapan Fakih maju sebagai calon Ketua KNPI Pesawaran hadir di tengah tahapan Musda ke-IV yang tengah dipersiapkan oleh DPD KNPI Kabupaten Pesawaran.
Ketua Harian DPD KNPI Pesawaran, Fajar Nurhardianto, menegaskan bahwa proses penjaringan calon ketua akan dilakukan secara terbuka dan demokratis.
“Penjaringan ini kami buka untuk semua kader terbaik KNPI. Kami ingin proses ini berjalan dengan transparan, fair, dan sesuai mekanisme organisasi,” ujar Fajar.
Fajar juga menekankan pentingnya sosok pemimpin yang visioner, berintegritas, dan berkapasitas — bukan sekadar mengandalkan popularitas.
“KNPI butuh pemimpin yang visioner, punya semangat kolektif, dan siap bekerja untuk kemajuan pemuda Pesawaran. Bukan hanya soal popularitas, tapi soal integritas dan kapasitas,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, Fakih menegaskan bahwa kepemimpinannya di KNPI akan difokuskan pada penguatan peran pemuda sebagai agen perubahan yang nyata di Kabupaten Pesawaran.
“KNPI harus hadir sebagai wadah yang benar-benar membina pemuda, bukan sekadar simbolik. Pemuda Pesawaran memiliki potensi luar biasa, dan KNPI harus menjadi rumah bagi mereka untuk tumbuh, berkontribusi, dan mengawal pembangunan daerah,” ungkap Fakih.
Ia menyoroti tantangan Bonus Demografi 2045 yang menuntut kesiapan sumber daya manusia pemuda, terutama dalam menghadapi kesenjangan akses pendidikan, keterbatasan lapangan kerja, dan disrupsi teknologi digital. Baginya, KNPI harus menjawab tantangan tersebut dengan program pembinaan yang konkret dan berkelanjutan.
Kesiapan Fakih maju dalam bursa pemilihan Ketua KNPI Kabupaten Pesawaran disambut positif oleh berbagai kalangan pemuda. Kombinasi antara pengalaman advokasi, kapasitas intelektual, dan jaringan organisasi yang luas dinilai sebagai modal kuat untuk membawa KNPI Pesawaran ke arah yang lebih progresif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Momentum Musda ke-IV ini diharapkan menjadi titik balik penguatan organisasi dan konsolidasi seluruh elemen pemuda di Kabupaten Pesawaran. Dengan hadirnya figur seperti Fakih Fakhrozi, pemuda Pesawaran memiliki harapan baru untuk mendapatkan pemimpin yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak.
Fakih Fakhrozi, S.Pd. adalah aktivis dan advokat kebijakan publik yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal LSM Trinusa DPD Provinsi Lampung. Ia aktif mengawal isu kesehatan, lingkungan, dan tata kelola anggaran di Kabupaten Pesawaran. Kini, ia menyatakan kesiapannya mencalonkan diri sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Pesawaran periode 2026–2029. (Re)






