PESAWARAN(SB) – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pesawaran mendatang diperkirakan menjadi momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan pemuda. Kader muda perempuan, Maulida Sela Junita, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Pesawaran periode mendatang.
Pernyataan tersebut menjadi penanda partisipasi perempuan muda dalam kontestasi kepemimpinan organisasi kepemudaan di tingkat daerah. Maulida menyatakan komitmennya untuk mendorong KNPI Pesawaran menjadi wadah yang inklusif, kolaboratif, serta mampu menjawab kebutuhan dan tantangan generasi muda.
Saat dikonfirmasi mengenai pencalonannya, Maulida mengungkapkan bahwa langkah tersebut didorong oleh aspirasi sejumlah organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang mengharapkan hadirnya kepemimpinan yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada solusi.
“Sebagai perempuan, saya ingin mendobrak stigma bahwa kepemimpinan pemuda hanya milik kaum laki-laki. Keterlibatan perempuan dalam politik dan organisasi kepemudaan bukan sekadar pelengkap kuota, melainkan bagian penting dalam menentukan arah kebijakan yang berperspektif keadilan dan keberlanjutan,” tegas Maulida.
Dalam pencalonannya, Maulida membawa sejumlah gagasan strategis untuk mendorong kemajuan pemuda di Kabupaten Pesawaran. Gagasan tersebut meliputi penguatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan muda, akselerasi ekonomi kreatif berbasis komunitas, penguatan KNPI sebagai organisasi yang inklusif dan kolaboratif, serta peningkatan advokasi dan literasi digital di kalangan pemuda.
Menurutnya, KNPI perlu menjadi ruang bersama bagi organisasi kepemudaan untuk membangun sinergi, mengembangkan potensi generasi muda, serta melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi lintas organisasi dinilai penting agar gagasan dan aspirasi pemuda dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret yang berkelanjutan.
Maulida juga berharap pelaksanaan Musda DPD KNPI Kabupaten Pesawaran mendatang dapat berlangsung secara demokratis, jujur, dan berintegritas. Ia mengajak seluruh OKP untuk mengedepankan dialog, menjaga persatuan, serta menyatukan gagasan demi kemajuan pemuda di Kabupaten Pesawaran.
“Musda harus menjadi ruang demokrasi yang sehat untuk melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen pemuda. Perbedaan pandangan hendaknya menjadi kekuatan untuk membangun KNPI yang lebih baik dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” demikian harapannya.
Dengan menyatakan kesiapan maju sebagai calon ketua, Maulida menegaskan keinginannya untuk mengambil bagian dalam proses regenerasi kepemimpinan pemuda di Kabupaten Pesawaran. Gagasan yang diusungnya diharapkan dapat menjadi bagian dari diskusi dan pertimbangan bersama dalam menentukan arah organisasi KNPI ke depan.(***)






